Berita

DPRD DKI gelar rapat komisi di restoran setelah evaluasi rapat sebelumnya yang terjadi kerumunan orang/Istimewa

Nusantara

Beralasan Cegah Penularan Corona, DPRD DKI Gelar Rapat Komisi Di Restoran

RABU, 02 SEPTEMBER 2020 | 08:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rapat kerja Komisi B dan Komisi C DPRD DKI Jakarta untuk membahas laporan Pertanggungjawaban Penggunaan APBD (P2APBD) yang digelar Selasa kemarin (1/9) tidak dilakukan di gedung Dewan. Mereka sengaja melakukan raker di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, melalui akun Twitter pribadinya mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai evaluasi pencegahan penularan virus corona baru atau Covid-19.

Sebab, dalam rapat pembahasan yang sama di Komisi A dan E pada hari sebelumnya, terjadi penumpukan dan kerumunan orang di gedung DPRD DKI Jakarta.


"Sementara kita semua tahu bahwa DPRD DKI Jakarta baru saja dihantam musibah pandemik Covid-19 yang mengakibatkan sejumlah anggota DPRD DKI dan staf terpapar. Bahkan mengakibatkan korban jiwa," ujar Prasetio seperti dikutip Redaksi, Rabu (2/9).

Pria yang karib disapa Pras itu melanjutkan, Pulau Dua Resto dipilih sebagai lokasi rapat karena representatif untuk menampung peserta rapat, yakni jajaran anggota DPRD DKI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitra kerja terkait.

"Lokasi rapat terbuka dari embusan angin alam dan biasan sinar matahari," sambung politikus PDI Perjuangan itu.

Mekanisme rapat juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan mewajibkan memakai masker dan menjaga jarak serta rutin mencuci tangan dengan sabun yang sudah disiapkan oleh pihak manajemen Pulau Dua. Sebelum rapat pun pihak pengelola restoran telah menyemprotkan disinfektan.

"Saya berharap ikhtiar tersebut dapat menghindarkan saya, anggota DPRD DKI lainnya, juga ASN DKI dari bahaya penularan virus Covid-19. Aamiin," tutupnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya