Berita

Pasukan militer Amerika Serikat/Net

Dunia

AS-Estonia Latihan Militer Di Perbatasan, Rusia Naik Pitam

SELASA, 01 SEPTEMBER 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kedutaan Besar Rusia di Washington mengecam latihan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) di Estonia pada awal September.

Menurut kedutaan, latihan tersebut bersifat provokatif dan berbahaya sehingga dapat menciptakan ketidakstabilan di kawasan.

"Kami menyoroti pesan-pesan, termasuk pernyataan The Washington Times yang anti-Rusia, dan dukungan media untuk latihan Angkatan Bersenjata AS dengan Estonia," bunyi pernyataan kedutaan di Facebook seperti dikutip Sputnik, Selasa (1/9).


Latihan militer gabungan tersebut dilaporkan akan berlangsung pada 1 hingga 10 September dengan menggunakan beberapa sistem roket peluncur di sekitar perbatasan Rusia yang letaknya 110 km dari lokasi.

Dalam pernyataannya, kedutaan meminta agar AS dan sekutunya untuk membatasi kegiatan latihan serta mengalihkan area dari garis kontak antara Rusia dan NATO.

"Kami menganggap tindakan Angkatan Bersenjata AS di Estonia provokatif dan sangat berbahaya bagi stabilitas kawasan," sambung kedutaan.

Lebih lanjut, kedutaan mempertanyakan sinyal yang ingin disampaikan oleh NATO terkait dengan latihan militer tersebut.

"Sinyal apa yang ingin dikirim anggota NATO kepada kami? Siapa yang sebenarnya memicu ketegangan di Eropa? Dan semua ini terjadi dalam konteks situasi politik yang memburuk di wilayah benua Eropa itu," tanya kedutaan.

Estonia merupakan anggota NATO namun merupakan bagian dari pecaan Uni Soviet. Pekan lalu, pesawat pembom B-52 AS terbang dalam formasi di dekat 30 negara anggota NATO.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya