Berita

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne/Net

Dunia

Menlu Marise Payne Konfirmasi Penangkapan Wartawan Australia Oleh Otoritas China

SELASA, 01 SEPTEMBER 2020 | 06:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne telah mengkonfirmasi pada hari Senin (31/8) tentang penangkapan dan penahanan seorang wartawan terkenal Cheng Lei oleh otoritas China.

Dalam sebuah pernyataan Payne mengatakan bahwa pemerintah Australia diberitahu bahwa Cheng pertama kali ditempatkan di tahanan oleh otoritas China pada 14 Agustus lalu. Namun, hingga kini alasan pasti di balik penahanannya masih belum jelas.

Pejabat konsuler Australia berbicara dengan Cheng di fasilitas penahanan melalui tautan video Kamis lalu.


Payne mengatakan pemerintah akan terus membantu Cheng selama dia tetap dalam tahanan dan memberikan dukungan kepada keluarganya.

Cheng adalah pembawa acara terkenal dari acara Bisnis Global di saluran internasional televisi pemerintah, China Global Television Network (CGTN).

Menurut laporan ABC, dua anak Cheng yang masih kecil kini tetap berada di Melbourne dan keluarganya telah merilis pernyataan.
"Sebagai sebuah keluarga, kami menyadari situasi saat ini berkaitan dengan status Cheng Lei seperti yang disarankan oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT)," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari 9News, Senin (31/8).

"Kami sedang berkonsultasi erat dengan DFAT dan melakukan segala yang kami bisa sebagai keluarga untuk mendukung Cheng Lei. Di China, proses hukum akan dipantau dan kami menantikan kesimpulan yang memuaskan dan tepat waktu untuk masalah ini," lanjut pernyataan tersebut.

"Kami meminta Anda menghormati proses itu dan memahami bahwa tidak akan ada komentar lebih lanjut untuk saat ini."

Cheng telah bekerja di CGTN sejak 2012 dan telah melaporkan urusan Asia di China sejak 2002.

Dia telah melaporkan acara-acara besar China termasuk Olimpiade Beijing pada 2008 dan Shanghai World Expo 2010.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya