Berita

Calon Perdana Menteri Lebanon, Mustapha Adib/Net

Dunia

Sebelum Dikunjungi Emmanuel Macron, Lebanon Buru-buru Tunjuk PM Baru

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 20:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lebanon sebentar lagi akan menyambut perdana menteri baru menggantikan Hassan Diab yang mengundurkan diri beberapa hari setelah ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut.

Ia adalah Dutabesar Lebanon untuk Jerman, Mustapha Adib. Nama Adib sendiri baru muncul pada Minggu (30/8) dan penunjukkannya dilakukan pada Senin (31/8).

Penunjukkan Adib tersebut tampak terburu-buru lantaran adanya rencana kunjungan Presiden Prancis, Emmanuel Macron ke Beirut untuk mendesak dilakukannya reformasi besar-besaran.


Melansir Reuters, Abid merupakan nama yang dicalonkan oleh para mantan perdana menteri Lebanon, termasuk Saad al-Hariri yang merupakan pemimpin muslim Sunni terbesar di negara tersebut.

Berdasarkan sistem sektarian Lebanon, jabatan perdana menteri memang harus dimiliki oleh seorang Sunni.

Pada Senin, Gerakan Masa Depan Hariri, kelompok Hizbullah, dan Partai Sosialis Progresif mencalonkan Adib dalam konsultasi formal yang diselenggaran oleh Presiden Michel Aoun.

Dalam konsultasi, Gerakan Patriotik Bebas Kristen juga mencalonkan Adib.

Pasukan Lebanon, sebuah kelompok Kristen, tampaknya menjadi satu-satunya partai besar yang tidak mendukung Adib. Alih-alih, kelompok tersebut mendukung dutabesar lain, yaitu Nawaf Salam yang ditolak oleh hizbullah.

Adib merupakan diplomat yang diutus ke Berlin sejak 2013 dan pernah menjadi penasihat mantan perdana menteri.

Sementara itu, Macron dijadwalkan untuk bertemu dengan politisi Beirut pada Selasa (1/9) setelah melakukan serangkaian panggilan telepon dengan para pemimpin Lebanon pada akhir pekan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya