Berita

Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden/Net

Dunia

Galang Dukungan, Joe Biden Janji Masukkan Warga Arab-Amerika Dalam Pemerintahannya

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 09:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden memiliki strategi tersendiri untuk mendapatkan suara dari minoritas. Salah satunya dengan mengeluarkan "Rencana Kemitraan" komprehensif dengan warga Arab-Amerika.

Dalam video YouTube yang diunggahnya, Biden bersumpah untuk memiliki hubungan yang baik dengan negara-negara Arab, menentang gerakan BDS (boycott, divestment, sanctions), mendukung Israel, namun terus mengkritik ektremisme jika ia memenangkan pemilihan pada 3 November mendatang.

Sembari mengutip sebuah hadist, Biden mengimbau agar pemilih muslim AS untuk melakukan hal yang benar, ketika mereka melihat yang salah.


Dalam hal ini, Biden menunjukkan bagaimana muslim AS dan Arab-Amerika telah dikucilkan oleh Presiden Donald Trump sebagai petahana, melansir Arab News, Senin (31/8).

Dalam pernyataan bersejarahnya, yang sebelumnya tidak pernah dijanjikan oleh calon presiden mana pun, mantan wakil presiden itu menyebut Arab-Amerika penting bagi tatanan bangsa AS.

Ia bahkan berjanji untuk memasukkan Arab-Amerika dalam pemerintahannya.

"Kefanatikan anti-Arab telah digunakan dalam upaya untuk mengecualikan, membungkam dan meminggirkan seluruh komunitas, dan Biden percaya itu harus ditolak setiap kali muncul, termasuk ketika muncul dari pejabat terpilih atau mereka yang mencari jabatan publik," bunyi rencana kemitraan tersebut.

“Biden merangkul kemitraan Arab-Amerika dalam kampanyenya dan akan memasukkan Arab-Amerika di seluruh pemerintahannya," sambungnya.

Rencana Kemitraan berisi sembilan halaman tersebut kemudian disambut baik oleh para pemimpin dan aktivis Arab-Amerika.

Sebagai bagian dari janjinya kepada Arab-Amerika, Biden berjanji untuk segera mencabut "larangan Muslim" yang kontroversial oleh Trump setelah ia dilantik sebagai presiden. Ia juga akan mendukung imigran dan pengungsi dengan membalikkan kebijakan lain.

"Pada hari pertama, Joe Biden akan membatalkan perjalanan Muslim non-Amerika dan larangan pengungsi serta akan menghentikan kebijakan pemisahan keluarga yang tidak bermoral," kata pernyataan itu.

“Biden akan membangun kembali AS sebagai tujuan penyambutan bagi mereka yang ingin mengejar impian Amerika, termasuk imigran dari dunia Arab. Melarang populasi seluruh negara untuk datang ke AS adalah salah secara moral, tidak membuat negara kita lebih aman dan merupakan penyalahgunaan kekuasaan lainnya oleh Administrasi Trump," sambungnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya