Berita

Jubir Hamas, Sami Abu Zuhri/Net

Dunia

Hamas Kecam Keputusan UEA Yang Cabut UU Boikot Israel

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 06:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengecam pencabutan UU Boikot Israel yang dilakukan oleh Uni Emirat Arab (UEA). Hamas menilai langkah itu sebagai kudeta Abu Dhabi terhadap cita-cita bangsa Palestina.

Kelompok militan Islam yang memerintah Jalur Gaza sejak merebutnya pada 2007 itu sebelumnya telah mengulangi penolakannya terhadap kesepakatan normalisasi UEA-Israel.

Jubir Hamas, Sami Abu Zuhri, pada akun Twitternya menulis, “Langkah UEA mencabut undang-undang sanksi terhadap Israel adalah sebuah kudeta terhadap cita-cita bangsa Palestina.”


Sementara, salah satu pejabat Hamas Bassem Naim mengatakan, “Keputusan itu meningkatkan normalisasi dengan pendudukan Israel dan melegitimasi di tanah Palestina," seperti dikutip Time

Pemerintah Abu Dhabi pada Sabtu (29/8) mencabut undang-undang sanksi terhadap Israel dan memberi ijin warganya untuk melakukan transaksi perdagangan dan finansial dengan Israel. Langkah ini diambil menyusul kesepakatan normalisasi kedua negara itu.

Menyusul upaya Presiden AS Donald Trump untuk mempermudah proses normalisasi hubungan negara-negara Arab dengan Israel, Uni Emirat Arab dan Israel pada 13 Agustus 2020 mencapai kesepakatan normalisasi penuh hubungan di antara keduanya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya