Berita

Sebanyak 25 bangunan milik warga Palestina di Tepi Barat hancur oleh Israel dalam dua pekan/Net

Dunia

25 Bangunan Warga Palestina Di Tepi Barat Dihancurkan Israel Dalam Dua Pekan

MINGGU, 30 AGUSTUS 2020 | 16:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 25 bangunan milik bangsa Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat dibongkar oleh Israel dalam kurun waktu dua pekan.

Demikian laporan yang disampaikan oleh Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mengutip MEMO pada Minggu (30/8).

OCHA menyebut, pembongkaran bangunan tersebut dilakukan dengan dalih tidak adanya izin pembangunan.


“Lima belas bangunan ini, semuanya kecuali dua di antaranya terkait dengan mata pencaharian, dihancurkan di delapan komunitas di Area C Tepi Barat, yang berada di bawah kendali penuh militer Israel,” ujar OCHA.

Menurut OCHA, enam bangunan yang terkait mata pencaharian dihancurkan dalam satu insiden di lingkungan Area C Al-Isawiya di Yerusalem Timur.

 "Lima bangunan di Yerusalem Timur dihancurkan oleh pemiliknya, yang dipaksa melakukannya untuk menghindari denda yang berat," tambah OCHA.

"Dua dari mereka di komunitas Mughayyir Al-Abeed dan Al-Fakheit, keduanya di distrik selatan Tepi Barat Hebron," sambungnya seraya menyatakan bangunan tersebut dihancurkan karena dekat dengan zona pelatihan militer Israel.

Penghancuran terbaru di Yerusalem Timur yang diduduki membuat jumlah total bangunan Palestina yang hancur tahun ini menjadi 118. Separuh dari jumlah tersebut dilakukan oleh pemiliknya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya