Berita

Putera presiden Mali, Karim Keita/Net

Dunia

Ketika Presiden Mali Ditangkap Dan Digulingkan, Sang Putera Malah Kabur Ke Luar Negeri

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 15:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah laporan cukup mengejutkan terkait putra presiden Mali Karim Keita. Ketika ayahnya, Ibrahim Boubacar Keita, ditangkap dan digulingkan pada 18 Agustus lalu, Karim malah melarikan diri ke negara tetangga. Saat ini Karim masih di negara tempat pelariannya dan dalam keadaan baik-baik saja.  

Sumber yang mengetahui keberadaannya pada Kamis (27/8) mengatakan kepada media, "Dia menelepon saya. Dia baik-baik saja," kata sumber itu, berbicara tanpa menyebut nama, seperti dikutio dari TRT, Jumat (28/8).

"Dia meninggalkan Mali melalui jalan darat," seorang anggota parlemen Mali yang dekat dengan Karim, menambahkan.


Ibrahim Boubacar Keita ditangkap bersama dengan anggota pemerintah lainnya selama kudeta pada 18 Agustus. Di saat yang sama, ada juga yang menyebutkan beberapa hari kemudian, Karim menghilang dari pandangan, tampaknya melarikan diri dari penangkapan.

Keita kemudian dibebaskan dari tahanan, 10 hari setelah pemberontakan tentara menggulingkannya dari kekuasaan.

Yang mengejutkan, di saat sang ayah tengah mengalami kudeta dan penangkapan, Karim malah kedapatan berpesta di luar negeri. Gambar dari video yang bocor  menunjukkan Karim berpesta di luar negeri dengan wanita muda berpakaian minim. Belum ada klarifikasi jelas soal ini. Namun, beberapa minggu sebelum ayahnya ditangkap, sang putera juga kerap berpesta di luar negeri.

Selama ini putra presiden yang berusia awal 40-an itu dilukis sebagai orang yang bermoral rendah yang menjalani kehidupan kelas atas sementara negara sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Tekanan publik mendorong Karim untuk mengundurkan diri pada bulan Juli dari jabatan Ketua Komite Pertahanan Majelis Nasional yang kuat, meskipun ia tetap memegang kursi parlemennya.

Anggota parlemen tersebut mengatakan bahwa saat ini Karim mungkin berada di negara tetangga, Burkina Faso atau Pantai Gading. Sementara seorang anggota keluarga Keita, yang juga berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan dia "tidak berada di Maroko".

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya