Berita

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba/Net

Dunia

Sepakat Dengan Uni Eropa, Ukraina Pun Pilih Putus Hubungan Dengan Belarusia

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 14:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina mengambil sikapnya atas kerusuhan  yang terjadi di Belarusia. Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba telah mengumumkan bahwa Ukraina berada bersama Uni Eropa dalam hal ini, dan Ukraina telah melakukan penghentian kontak antara Kyiv dengan Minsk, seperti yang dilaporkan media televisi setempat.

"Secara resmi saya sampaikan bahwa semua kontak kami, Ukraina,  dengan pihak Belarusia telah dibekukan dan ditangguhkan," kata Kuleba, seperti dilaporkan NA, Jumat (28/8).

Ukraina telah mengambil langkah tersebut sebagai tanggapan atas kekerasan terhadap para pengunjuk rasa di Belarusia.


"Kami telah bergabung dengan Uni Eropa dalam posisinya di Belarus," tambah Kuleba.

Sebelumnya, pada Kamis (27/8) Kuleba bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Stephen E. Biegun dalam perjalanan kerjanya ke Ukraina.

Keduanya membahas berbagai macam isu yang bertujuan untuk memperkuat kemitraan strategis Ukraina-AS di bidang pertahanan dan keamanan, energi, reformasi, perdagangan dan investasi, dan lain-lain.

Keduanya juga membahas situasi di Belarusia dan kemungkinan hasilnya untuk keamanan regional.

Mereka menekankan bahwa rakyat Belarusia memiliki hak yang tidak dapat dicabut untuk memutuskan nasib mereka sendiri dan dalam proses pemilihan umum yang demokratis.

Baik UKraina maupun AS setuju bahwa pihak berwenang Belarus harus mencegah kekerasan lebih lanjut dan menunjukkan keinginan untuk menemukan resolusi damai dan bernegosiasi dengan pihak oposisi.

Bahwa masa depan Belarusia hanya bergantung pada rakyat Belarusia untuk memutuskan dan tidak ada kekuatan luar yang dapat mempengaruhi pilihan mereka.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya