Berita

Delta Airlines tidak main-main dalam menerapkan protokol kesehatan, termasuk soal aturan mengenakan masker/Net

Dunia

Bandel Ogah Pakai Masker, Maskapai Ini Tidak Segan Depak 250 Penumpang

KAMIS, 27 AGUSTUS 2020 | 23:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Maskapai penerbangan yang berbasis di Amerika Serikat, Delta Airlines tidak main-main dalam menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemik Covid-19.

Salah satu protokol kesehatan yang diberlakukan ketat oleh pihak maskapai adalah penumpang wajib mengenakan masker setiap saat selama penerbangan dan hanya boleh dilepas saat makan atau minum.

Bagi Delta Airlines, protokol ini bukan bersifat anjuran, melainkan aturan. Sehingga, bila ada penumpang yang menolak untuk mematuhi aturan itu, tidak bisa terbang dengan Delta.


Aturan itu telah diterapkan sejak bulan Juni lalu. Sejak saat itu hingga Kamis (27/8), maskapai tersebut telah melarang sekitar 240 orang terbang karena menolak memakai masker

"Meski jarang, kami terus memasukkan penumpang yang menolak untuk mengikuti aturan penutup wajah yang diwajibkan dalam daftar larangan terbang kami," kata CEO Delta Ed Bastian dalam memo internal kepada karyawan yang dibagikan kepada CNN.

Penumpang yang memutuskan untuk melanggar aturan mengenakan masker akan menghadapi konsekuensi, seperti melarang penumpang tersebut untuk menumpang Delta Airlines lagi di masa depan.

Dia menjelaskan sejak menerapkan protokol kesehatan, jumlah penumpang dalam daftar larangan terbang meningkat lebih dari dua kali lipat dalam waktu kurang dari sebulan.

"Saat kami semua berupaya menuju pemulihan, penting bagi kami untuk terus fokus pada upaya untuk menyediakan bandara, pesawat terbang, dan ruang kerja yang paling aman dan paling bersih," demikian Bastian, seperti dikabarkan CNN.  

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya