Berita

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto/Net

Politik

Cak Nanto: Lembaga Sensor Jangan Cuma Potong Film, Tapi Berilah Ruang Kreasi Anak Muda

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 19:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah masukan disampaikan kepada Lembaga Sensor Film Indonesia dalam mengawal perfilman Tanah Air untuk menjadi lebih baik.

Seperti yang disampaikan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto. Dala webinar yang dihelat LSF RI bertema 'Peran Pemuda Dalam Literasi Media dan Film', LSF diharapkan film Indonesia ke depan bisa menstimulus kreativitas anak muda.

"Film itu harus mampu bicara soal tren generasi muda dan mendorong produktivitas pemuda untuk berinovasi," kata Cak Nanto, Selasa (25/8).


Selain itu, keanekaragaman suku di Tanah Air juga perlu lebih ditonjolkan dalam karya film. Hal itu bisa dituangkan dalam kerja LSF yang tidak melulu memotong karya film.

"LSF jangan sekadar potong-potong film lah, tapi memberi ruang kreasi yang cukup bagi kaum muda," jelasnya.

Ia melanjutkan, dalam undang-undang perfilman Indonesia, target utama film yang ditayangkan kepada masyarakat juga harus membina akhlak mulia.

Cak Nanto pun sempat berkelakar bahwa selama ini, LSF telah melakukan perbuatan dosa dalam dunia perfilman Tanah Air menyoal target utama undang-undang perfilman dalam membangun akhlak mulia di tengah masyarakat.

“Orang LSF itu terlalu banyak dosanya karena banyak nonton sensor film. Tapi juga banyak pahalanya karena dia menyelamatkan seluruh kehidupan rakyat Indonesia. Maka, kesalahan terbesar kalau ini tidak mampu melahirkan terbinanya akhlak mulia bukan karena filmhya, tapi karena perilaku yang lain,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya