Berita

Donald Trump dan Mike Pence dalam Konvensi Partai Republik awal pekan ini/Net

Dunia

Resmi Jadi Capres Republik, Trump: AS Akan Kembali ke Era Sebelum Pandemik Covid-19

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 12:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Donad Trump menjadi tokoh yang tengah bersuka cita pada awal pekan ini. Pasalnya, dia resmi kembali menjadi calon presiden dari Partai Republik untuk berlaga di pemilu presiden Amerika Serikat November mendatang.

Trump merayakan pencalonannya kembali di Charlotte, Carolina Utara pada Senin (24/8) waktu setempat, yang juga merupakan hari pertama Konvensi Partai Republik yang digelar sebagian besar secara virtual.

Setelah negara bagian di mana dia berasal, Florida, memberinya 122 suara delegasi, Trump naik ke panggung di dalam Charlotte Convention Center dan memberikan pidatonya.


Namun bukan Trump namanya jika tanpa hal yang menarik untuk disoroti. Dalam pidato pencalonannya kembali itu, Trump memposisikan dirinya secara unik, yakni sebagai sosok "pemersatu" yang mampu membawa negaranya pulih dari pandemik Covid-19.

Sayangnya, dia tidak menyinggung sedikit pun soal suara sumbang dan kritik luas yang muncul soal penanganan Covid-19 di Amerika Serikat di bawah pemerintahannya.

Trump justru fokus menekankan bahwa pemilu November mendatang merupakan kesempatan "terbesar" dan "paling penting" dalam sejarah Amerika Serikat. Dia memperingatkan bahwa hasil dari pemilu besok akan membawa negeri Paman Sam ke arah yang mengerikan atau ke arah sebaliknya.

"Dan sebelum wabah datang dari China, ke sanalah tujuan kami," kata Trump.

Bukan hanya itu, pemimpin berusia 74 tahun itu juga berdalih bahwa jika bukan karena pandemik Covid-19, warga Amerika Serikat saat ini masih akan menikmati apa yang dia sebut sebagai "era pencapaian yang tidak tertandingi".

"Semua orang melakukannya dengan baik, dan kami benar-benar datang bersama. Anda tahu, kesuksesan menyatukan orang," klaim Trump, seperti dimuat Politico.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya