Berita

Ekonom senior DR. Rizal Ramli bersama sejumlah kiai NU kultural, Selasa (18/8)/RMOL

Publika

Rizal Ramli, Tempat Aduan Masalah Bangsa

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 10:35 WIB

FAKTA situasi keadaan Indonesia saat ini krisis dalam segala hal. Tidak ada anak bangsa yang tidak punya keluhan.

Sebab bangsa ini sudah dan sedang berada pada muara problematika yang serius di segala aspek kehidupan. Keluhan yang seyogyanya telah diamanahkan kepada wakil rakyat di DPR RI, namun DPR RI justru telah bercerai dari induknya yaitu rakyat.

Sistim dan kekuatan oligarki politik yang hanya menjadikan wakil rakyat di DPR RI hanya sebagai pajangan. Tidak lagi peka terhadap hati nurani kesusahan rakyat. Mereka menempatkan diri sebagai benteng kekuasaan bukan benteng rakyat yang mereka wakili.


Bahkan mereka juga sudah menyerahkan sebagian kekuasan kepada pemerintah melalui UU Corona, mereka susun berbagai UU yang membuat pemerintah menjadi otoriterian, tanpa mengikut sertakan partisipasi rakyat. Rakyat akhirnya kehilangan tempat mengadu.

Pada satu sisi birokrasi kenegaraan berjalan lamban dalam memaksimalkan budget dalam setiap keperluan rakyat. Faktanya rakyat tidak merasakan eksistensi dari otoritas pemerintah, ini diakui oleh Presiden sendiri dengan sering marah-marah kepada menterinya.

Artinyam baik DPR RI maupun pemerintah yang mendapatkan mandat konstitusi dalam menjalankan sistim bernegara kurang berfungsi, birokrasi digantikan dengan influencer dan buzzer yang berbayar untuk memuja kekuasaan dan mencaci maki bagi suara yang membela rakyat.

Dalam situasi seperti ini, maka rakyat akan membuat pilihan untuk keluar dari sistim (the box) yang macet. Mereka akan menyampaikan segala keluhan yang sudah tidak terbendung kepada tokoh yang mumpuni, yang punya jati diri, punya kapasitas, punya integritas dan track record.

Dari media yang dapat kita ikuti, pilihan mereka kepada tokoh bangsa Dr. Rizal Ramli, juga juga kemampuannya sebagai tokoh dunia pernah menjadi penasehat ahli PBB.

Menurut kajian penulis terhadap rekam jejak beliau RR adalah pakar di bidangnya dan patriot sejati. Memiliki empathy kecintaan kepada bumi pertiwi, bangsa, negara, dan sangat berpihak kepada rakyat. Faktanya Dr. Rizal Ramli adalah tempat mengadu anak bangsa ini.

Dari pengamatan penulis tercatat dalam bulan Agustus ini saja sudah ada tiga pihak yang menyambangi mengeluh keadaan bangsa kepada Dr. Rizal Ramli.

Sepertinya keluhan anak bangsa yang disampaikan kepada Dr. Rizal Ramli, mewakili semua elemen anak bangsa. Baik bersifat individu maupun  kelompok. Pada hari Jumat 07/8/2020, organisasi sayap PDIP, Satgasus (satuan tugas khusus) Cakrabuana mendatangi Rizal Ramli dikantornya, mengamati keluhannya mereka mewakili aspek politik dan birokrasi bangsa yang lagi kehilangan arah.

Kunjungan berikutnya, para Kiai Zurriah pendiri NU dan para kiai Kharismatik NU dari Jawa Timur pada Selasa, 18/8/2020. Para kiai tersebut menyambangi kediaman Rizal Ramli, bisa dikatakan kunjungan tersebut mewakili umat Islam, para ulama dan tokoh agama serta rakyat kecil. Mengingat kondisi nyata, secara tegas para kiai meminta Rizal Ramli bersedia dan mendoakan menjadi Presiden.

Selanjut Para Purnawirawan Jenderal TNI, Kamis, 20/8/2020, yang tergabung dalam Forum Komunikasi Patriot Peduli Bangsa.

Menjelaskan mereka sudah mendatangi Pimpinan TNI/KSAD akan tetapi cuma diterima oleh bintang satu bukan pengambil keputusan, menyampaikan keluhan yang mewakili masalah keamanan, ketahanan dan kestabilan bangsa, yang menurut mereka paham komunis yang ingin merubah Pancasila menjadi ekasila akan menimbulkan perpecahan serta kekuatan asing dan aseng sudah melemahkan ketahanan bangsa dari penjajahan gaya baru. Pada hakikatnya mereka meminta agar Rizal Ramli bersedia memimpin mereka menyelamatkan bangsa.
 
Kehadiran mereka sebenarnya memberi isyarat jelas kepada seluruh rakyat, terutama para tokoh bangsa, tokoh agama, ormas, umat dan rakyat, serta para pakar dan akademisi, bahwa masalah pertama bangsa saat ini adalah ketokohan pemimpin bangsa.

Dari kunjungan-kunjungan tersebut, Rizal Ramli adalah pilihan pertama dan utama, untuk memimpin bangsa ini. Membawa bangsa Indonesia keluar dari multi krisis secara cepat dan mendasar sehingga dapat menuju bangsa yang disegani dunia. Semoga. Amin.

Kuala Lumpur, 23 Agustus 2020

KH. Dr. Iqbal Kliwo, Lc
Alumnus Gontor dan Al Azhar Mesir.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya