Berita

Politisi Partai Golkar Meutya Hafid/Net

Politik

Meutya Hafid: Jika Kinerja Pemerintah Digaspol Lagi, Tingkat Demokrasi Bisa Lebih Baik

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 07:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kondisi demokrasi Indonesia di masa pandemik Covid -19 berangsur membaik mencapai 67 persen sejak bulan Juni 2020 lalu.

Hal ini sebagaimana hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis, Senin (24/8).

Menyikapi hal tersebut, politisi Partai Golkar Meutya Hafid menilai bahwa tren itu membaik lantaran tidak hanya lembaga negara yang melakukan kritikan, tapi juga masyarakat secara umum.


“Angkanya cukup tinggi, tepatnya 67 persen yang menganggap pelaksanaan demokrasi ini cukup baik,” ujar Meutya dalam acara diskusi membahas survei tersebut, Minggu(23/8).

Menurutnya, pada masa sulit seperti sekarang ini wajar adanya penurunan atau kenaikan angka demokrasi terjadi. Semua pihak tentu berharap gejala ini bisa diatasi dengan baik.

“Angka-angka penurunan kami anggap gejala yang normal, insyaAllah bisa kita perbaiki dan memang trennya sudah mulai ada perbaikan,” ucapnya.

Ketua Komisi I DPR RI ini berharap pemerintah kerja lebih keras lagi agar dapat memberikan laporan kepada masyarakat tentang kinerjanya selama menghadapi krisis akibat pandemik Covid-19 ini.

“Mudah-mudahan jika kinerja pemerintah bisa digaspol lagi dengan lebih baik dalam berbagai aspek, maka tren ini bisa kembali tertinggi terhadap pelaksanaan demokrasi bulan Maret 2020,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya