Berita

Budayawan Jaya Suprana ikut memeriahkan Festival Indonesia Virtual/Dok. KJRI Houston

Dunia

Jaya Suprana Hingga Vina Panduwinata Meriahkan Festival Indonesia Virtual Di Houston

MINGGU, 23 AGUSTUS 2020 | 20:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pandemik virus corona atau Covid-19 bukan halangan untuk menjalankan misi promosi Indonesia di Amerika Serikat.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Houston, Amerika Serikat bekerjasama dengan Indonesian Chamber of Commerce Southeastern Central USA (IACC-SCU) menggelar acara Virtual Indonesian Festival (VIF) 2020 di Houston akhir pekan kemarin (Sabtu, 22/8).

Acara VIF diramaikan dengan virtual talks dan bazaar guna memperkenalkan produk dalam negeri dan pertunjukkan tari, musik, serta kuliner Nusantara kepada masyarakat setempat di dalam dan di luar wilayah kerja KJRI Houston.


Acara itu semarak dengan kehadiran Jaya Suprana, pianis, Presiden Direktur Jamu Jago, dan CEO Museum Rekor Indonesia (MURI) yang memeriahkan acara dengan permainan pianonya mengiringi tarian yang sangat erat kaitannya dengan nuansa jawa dan jamu yang akan dipromosikan di Amerika Serikat.

Bukan hanya itu, penyanyi kondang tanah air yakni Vina Panduwinata, Ikang Fawzi, dan musisi James F. Sundah juga ikut ambil bagian untuk memeriahkan VIF 2020 ini.

Tidak ketinggalan Chintami Atmanegara juga menampilkan busana rancangannya dalam peragaan busana.

Selain itu, pertunjukan musik dan tari dari Indonesia dan masyarakat Indonesia di Amerika Serikat juga ikut meramaikan acara ini.
 
Festival yang setiap rutin digelar setiap tahun ini terasa berbeda karena pada tahun ini, karena festival digelar secara virtual akibat pandemik Covid-19.

Meski begitu, bukan berarti semangat untuk menggelar acara tahunan ini surut. Tetap dilaksanakannya Indonesian Festival pada tahun ini merupakan upaya KJRI untuk tetap menjalankan diplomasi ekonomi, meskipun di tengah pemberlakuan jarak sosial dan pedoman kesehatan yang diberlakukan di Texas.
 
Walaupun dilakukan secara virtual, VIF tetap berhasil menjadi festival yang unik karena vendors dan pengunjung dipertemukan secara borderless alias tidak berbatas waktu dan jarak.

Tidak kurang dari 25 vendor ikut meramaikan Festival ini baik dari Indonesia maupun Amerika Serikat. Para vendor memamerkan produk mereka melalui live Youtube dan Facebook yang disaksikan oleh 2000 live viewers.

Vendor dituntut untuk membuat video semenarik mungkin untuk menarik calon pembeli. Calon pembeli yang tertarik kemudian dapat menghubungi nomor kontak dan alamat email yang disiarkan oleh vendors atau melalui panitia VIF.

Berbagai produk-produk Indonesia yang dipromosikan di VIF ini antara lain, Apparel, Fashion, Food, Craft, Service, serta produk lainnya. VIF merupakan wadah yang tepat untuk dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia yang sedang merintis usaha/bisnis ke luar negeri maupun pengembangan usaha expor dan impor dengan Amerika Serikat.
 
VIF dibuka oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI, Mahendra Siregar.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Konjen RI Nana Yuliana menyampaikan bahwa volume perdagangan Indonesia-Amerika Serikat tetap stabil di tahun 2020 di tengah pandemik Covid-19.

"Tahun ini kita belajar dari gaptek, menjadi go-tech. Kita tetap semangat untuk Indonesia, untuk mendukung khususnya UMKM," ujar Nana, seperti keterangan yang diterima redaksi.

Untuk diketahui, pada tahun 2019, volume perdagangan Indonesia-Amerika Serikat sebesar 27,88 miliar dolar AS dengan surplus di pihak Indonesia sebesar 12,41 miliar dolar AS.  

Total volume perdagangan Indonesia-Amerika Serikat periode Januari-Juni 2020 sebesar 13,7 miliar dolar AS dengan posisi surplus di pihak Indonesia sebesar 6,37 miliar dolar AS.

Di tengah situasi tersebut, VIF hadir sebagai ajang promosi perdagangan, pariwisata, investasi dan budaya Indonesia di 10 Negara Bagian wilayah kerja KJRI Houston yaitu Alabama, Arkansas, Florida, Georgia, Louisiana, New Mexico, Mississippi, Oklahoma, Tennessee, Texas, serta wilayah US Virgin Island dan Puerto Rico.

Tidak hanya di wilayah kerja KJRI, ajang promosi ini juga diikuti oleh masyarakat di wilayah Amerika Serikat lainnya.

Peserta VIF 2020 ini melibatkan kalangan pemerintah yaitu Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi dan UKM. Kalangan pengusaha dari Indonesia dan Amerika Serikat. Acara disponsori oleh Atlantic Container Line Global, BNI, Broadway Energy, Bank Indonesia, Dhara e-Commerce, e-Food Depot, Indostar, Juara Skincare, Nusantara Box, dan Telekom Indonesia International.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya