Berita

Pleno KPU Bandarlampung bubar tanpa putusan/RMOLlampung

Nusantara

Diwarnai Kericuhan, Pleno KPU Bandarlampung Bubar Tanpa Keputusan

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 | 21:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Usai kericuhan yang disebabkan pendukung bakal pasangan calon perseorangan Ike Edwin-Zam Zanariah, pleno KPU Kota Bandarlampung bubar tanpa ada putusan.

“Belum ada putusannya, plenonya gak diterusin ya kan? Mereka ada hasil, saya juga ada hasil, jadi sama-sama lagi bandingan data. Kita juga punya 28 ribu, mereka 9 ribu,” kata Ike Edwin usai kericuhan di Hotel Radisson, Jumat (21/8).

Ike mengatakan pihaknya memiliki bukti, baik berupa tanda tangan, foto dan saksi kecurangan selama proses verifikasi faktual berlangsung.


Terkait kericuhan yang disebabkan pendukungnya, Dang Ike, sapaan akrabnya mengatakan, awalnya ia meminta skors waktu selama 15 menit untuk shalat maghrib.

“Saya lagi di pintu depan itu tiba-tiba dimulai, tapi belum selesai, pleno belum apa-apa, gak ada putusannya,” tambahnya.

Ia meminta pleno tingkat kota belum final dan seharusnya ditunda lantaran belum ada titik temu dari semua pihak. Akibatnya, ia dan tim pemenangan merasa dirugikan.

“Gara-gara saya belum di dalam tapi udah dimulai jadi saudara-saudara saya ngomel, harusnya nunggu saya dulu sebentar, saya tinggal 10 meter lagi dari pintu,” jelasnya lagi.

Sambungnya, dia akan menunggu jadwal pleno selanjutnya karena pleno hari ini belum memiliki keputusan.

Sementara itu, ketika dimintai keterangan Kapolresta Bandarlampung AKBP Yan Budi Jaya enggan memberikan komentar apapun.

Sebelumnya, sempat terjadi kericuhan tepat setelah Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triadi membacakan hasil berita acara pleno tingkat Kota Bandarlampung.

Beberapa pendukung memaksa masuk ke ruang rapat, mereka berteriak dan mengamuk. Aparat kepolisian langsung menghalau massa kembali ke luar ruangan.

Terdengar pecahan kaca dan kericuhan di luar ruangan. Beberapa menit kemudian, Ike Edwin berbicara melalui pengeras suara.

“Coba berenti itu mulutnya, malu-maluin aja gini aja ribut, yang penting demokrasi yang benar,” ujarnya sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOLLampung.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya