Berita

Kegiatan warga Kampung Akuarium/Net

Nusantara

Pemprov DKI Kolaborasi Dengan Warga Dan Komunitas Menata Kampung Akuarium

MINGGU, 16 AGUSTUS 2020 | 23:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dalam menata Kampung Akuarium, Pemprov DKI Jakarta menerapkan pemenuhan hak hunian yang menjadi hak dasar setiap warga dalam memperoleh hunian yang layak.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah, menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, dalam melakukan peningkatan kawasan permukiman menggunakan pendekatan community action plan (CAP).

Saefullah mengatakan, sesuai dengan Kepgub 878/2018 tentang Gugus Tugas Pelaksanaan Penataan Kampung dan Masyarakat, ditetapkan 21 kampung prioritas, salah satunya adalah Kampung Akuarium.


"Pada Kampung Akuarium yang terletak di Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Kota Administrasi Jakarta Utara, kegiatan CAP-nya telah dilaksanakan pada tahun anggaran 2018. Perencanaan penataan Kampung Akuarium ini melibatkan peran aktif warga Kampung Akuarium beserta komunitas," terang Saefullah, Minggu (16/8).

Di samping itu, Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Sarjoko, menambahkan, dalam proses penataan Kampung Akuarium, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta juga berkolaborasi dengan RUJAK Centre for Urban Studies dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) Jakarta.

"Kolaborasi ini untuk merencanakan dan merumuskan apa saja kebutuhan warga, sehingga pembangunan nantinya benar-benar sesuai dengan yang diharapkan. Perancangan desain awal pun mempertimbangkan berbagai hal untuk mewujudkan hunian yang layak dan sehat," imbuh Sarjoko.

Program CAP ini juga disambut baik oleh warga Kampung Akuarium. Hal ini lantaran warga diberikan kesempatan untuk merumuskan kebutuhan dasar mereka dalam mendapatkan hunian yang layak.  

Prinsip rancangan Kampung Akuarium memiliki proyeksi masa depan dengan menggambarkan prinsip tetap memiliki ciri “kampung” dengan mengakomodir interaksi sosial yang tinggi. Mengupayakan keselarasan dengan lingkungan sekitar (cagar budaya).

Visi Kampung Akuarium sebagai Kampung Wisata Bahari mengutamakan pertimbangan teknis pembangunan yang efisien tetapi tetap estetis, nyaman dan fungsional. Komposisi lahan terbuka dan terbangun sebanyak 50:50 dengan terdapat tempat niaga, fasilitas umum dan ruang terbuka, serta permukiman.

Penataan Kampung Akuarium ini adalah proyek awal yang akan menjadi panduan bagi penataan kampung-kampung yang lain. Dibangun atas kewajiban pemenuhan sarana-prasana oleh pihak pengembang, Kampung Akuarium mulai dikerjakan pada September 2020. Pembangunan Kampung Akuarium direncanakan selesai pada Desember 2021.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya