Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Jon Erizal/Net

Politik

Jon Erizal: Yang Terpenting Bukan Resesi Atau Tidak, Tapi Aksi Nyatanya

MINGGU, 16 AGUSTUS 2020 | 10:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Target pertumbuhan ekonomi bangkit ke angka 5,5 persen tidak akan bisa terwujud jika kementerian dan lembaga tidak segera melakukan percepatan penyerapan anggaran.

Anggota Komisi XI DPR RI Jon Erizal mengatakan, untuk mewujudkan target di 2021 maka harus dimulai dari 2020. Artinya, laju ekonomi yang minus 5,3 persen di kuartal II 2020 harus menjadi alarm.

“Kalau kondisi seperti itu tidak cepat diatasi kita bisa minus lagi, nanti resesi. Ingat kuartal ketiga sudah berjalan,” ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (16/8).


Bagi politisi PAN itu, hal terpenting saat ini bukan membicarakan mengenai apakah Indonesia akan masuk ke jurang resesi. Melainkan dorongan agar pemerintah cepat menyerap anggaran secara tepat sasaran.

“Yang paling penting bukan menyampaikan resesi atau tidak resesi, tapi aksinya yang penting. Bagaimana cepat-cepat serapkan anggaran yang sudah dijalankan cepat dan ekstra normal. Enggak bisa lagi dijalankan as usual. Harus betul-betul cara yang cepat dan tepat sasaran. Tapi harus dilakukan,” katanya.

Jika pemerintah masih belum juga menyerap anggaran secara maksimal, maka tidak menutup kemungkinan di kuartal III 2020 bahkan hingga tahun depan akan resesi.

“Sekarang sudah mulai bulan Agustus, ini seberapa besar realisasinya. Yang kita khawatirkan penyerapannya masih kecil. Nah itu akan berdampak kita minus lagi,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:47

Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:33

Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:13

Reaksi Menkeu Purbaya Ada Anak Buah Punya Safe House Barang Korupsi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:37

Gerindra Sebar Bibit Pohon Simbol Keberlanjutan Perjuangan

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:25

Gus Yusuf Kembali ke Dunia Pesantren Usai Mundur dari PKB

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:15

Bahlil Siap Direshuffle Prabowo Asal Ada Syaratnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:12

Dasco Jaga Kenegarawanan Prabowo dari Ambisi Jokowi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:05

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:53

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:29

Selengkapnya