Berita

Israel bombardir situs Hamas di Jalur Gaza/Net

Dunia

Balas Kiriman Balon Peledak Hamas, Israel Serang Jalur Gaza

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 15:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ketegangan antara kelompok Hamas dan Israel semakin intens dalam beberapa hari terakhir. Keduanya melakukan serangan menghancurkan satu sama lain.

Terbaru, militer Israel pada Rabu (12/8) mengaku sudah melakukan serangan pada malam hari terhadap beberapa situs milik Hamas di Jalur Gaza. Serangan tersebut balasan atas balon pembakar yang dikirim kelompok tersebut melewati perbatasan.

Dilaporkan Arab News, jet, helikopter serang, dan tank milik Israel menyerang situs-situs milik Hamas, termasuk infrastruktur bawah tanah dan pos pengamatan.


Sementara itu, menurut dinas pemadam kebakaran Israel di bagian selatan, balon-balon yang dikirim oleh Hamas sangat berbahaya, bahkan sudah memicu 60 kebakaran untuk Selasa (11/8).

Meski begitu, tidak ada korban yang dilaporkan akibat aksi tersebut.

Pada 2018, Hamas juga melakukan aksi serupa, yaitu mengikatkan bahan peledak ke balon dan layang-layang yang dikirim ke perbatasan setiap harinya.

Selain melakukan serangan balasan, Israel juga sudah menutup penyebrangan barang Kerem Shalom dengan Jalur Gaza yang membuat Hamas geram.

Walau begitu, ketika penyeberangan Kerem Shalom ditutup, penyeberangan Rafah antara Gaza dan Mesir dibuka pada Selasa untuk pertama kalinya sejak April.

Lalu lintas di kedua arah diizinkan selama tiga hari, memungkinkan warga Gaza meninggalkan daerah kantong untuk pertama kalinya sejak dimulainya pandemik.

Penyeberangan Rafah memberikan satu-satunya akses bagi Gaza ke dunia luar yang tidak dikendalikan oleh Israel.

Wilayah Palestina telah berada di bawah blokade Israel sejak 2007. Kemudian, sejak 2008, Hamas dan Israel telah berperang tiga kali.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya