Penanganan pasien Covid-19/Net
Infeksi Covid-19 di dunia sudah memasuki babak baru yang lebih suram. Angka 20 juta kasus sudah didapatkan berdasarkan perhitungan dari Universitas Johns Hopkins pada Selasa (11/8).
Penyebaran virus corona terus meluas dan berlipat ganda.
Diidentifikasi pertama kali di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China pada akhir Desember 2019, virus corona menyebar ke hampir seluruh penjuru dunia.
Hanya membutuhkan waktu lebih dari tiga bulan yaitu 2 April hingga infeksi mencapai 1 juta kasus.
Kurang dari tiga bulan setelahnya, tepatnya pada 28 Juni, infeksi melonjak hingga melewati 10 juta kasus.
Hanya membutuhkan waktu kurang dari enam pekan hingga akhirnya jumlah infeksi berlipat ganda menjadi 20 juta kasus pada hari ini.
Selama dua pekan terakhir, hampir setiap harinya ada seperempat juta kasus baru yang dikonfirmasi di seluruh dunia. Lonjakan terjadi di wilayah Amerika Latin dan Asia.
Amerika Serikat (AS) masih menjadi negara dengan jumlah infeksi paling tinggi, yaitu 5 juta kasus. Di bawahnya ada Brasil dengan 3 juta kasus dan India dengan 2,2 juta kasus.
Melonjak cukup tinggi, Afrika Selatan sudah mencapai 563 ribu kasus, berada di posisi kelima setelah Rusia dengan 890 ribu kasus.
Beberapa negara yang sebelumnya dianggap berhasil mengendalikan wabah mulai mengalami peningkatan kasus, seperti Australia, Korea Selatan , Vietnam, hingga Hong Kong.
Sementara Selandia Baru sudah berhasil mempertahankan nol kasus baru selama 100 hari terakhir.
Angka kematian akibat virus juga terus bertambah menjadi 736.208 di dunia. AS memiliki 163 ribu kematian, Brasil 101 ribu kematian, Meksiko 53 ribu kematian, Inggris memiliki 46 ribu kematian, dan India memiliki 45 ribu.