Berita

Hujan deras di Korea Utara/Net

Dunia

Dilanda Banjir Di Tengah Covid-19, Korea Utara Dapat Kiriman 43 Ribu Sukarelawan Palang Merah

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 12:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) mengirim lebih dari 43 ribu sukarelawan ke Korea Utara untuk membantu menanganai wabah Covid-19 dan bencana banjir.

Jurubicara IFRC, Antony Balmain pada Senin (10/8) mengatakan, para sukarelawan tersebut akan dikerahkan di sembilan provinsi di Korea Utara, termasuk kota perbatasan Kaesong yang baru-baru ini dikunci.

Selain harus menghadapi karantina, Kota Kaesong saat ini menghadapi bencana banjir. Sukarelawan IFRC pun memberikan bantuan kepada 2.100 keluarga paling berisiko, termasuk terpal, peralatan dapur, selimut, hingga perlengkapan kebersihan.


“Ratusan rumah rusak dan sebagian besar sawah terendam akibat hujan lebat dan banjir bandang. Keluarga didukung dengan pertolongan pertama psikologis dan kegiatan kesadaran untuk menjaga kebersihan dan tetap sehat,” kata Balmain, melansir Reuters.

Secara khusus, Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un juga sudah mengirim paket bantuan ke Kaesong. KCNA melaporkan, pasokan biji-bijian dari Pyongyang sudah tiba di daerah lain yang dilanda banjir pada pekan lalu.

Bulan lalu, seorang pembelot dengan gejala Covid-19 pulang kembali ke Korea Utara dari Korea Selatan. Pembelot tersebut diketahui melalui Kaesong, sehingga Kim Jong Un memberlakukan status sarurat dan kuncian di kota perbatasan antar-Korea tersebut.

Kendati begitu Korea Selatan mengaku, tidak ada bukti pembelot tersebut mengidap Covid-19.

Pada saat yang hampir bersamaan, beberapa hari terakhir Korea dilanda hujan deras yang memicu banjir dan tanah longsor.

Di Korea Selatan, ada sedikitnya 32 orang meninggal setelah 49 hari hujan monsun mengguyur.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya