Berita

Petugas membersihkan pantai di Havana saat persiapan pembukaan kembali pariwisata pada Juni lalu/Net

Dunia

Kuba Kembali Tutup Kota Havana Setelah Kasus Meningkat Pada Pekan Terakhir

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 10:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kuba terus berupaya keras dalam penanganan virus corona. Kasus ebih banyak ditemukan di Ibu Kota Havana. Namun begitu, Menteri Kesehatan Kuba, Jose Angel Portal, mengatakan pemerintah secara konsisten memantau kondisi pandemik Covid-19 di seluruh negeri.

Menurut Portal, pemantauan ke seluruh negeri harus dilakukan karena kekhawatirn pergerakan warga. Pandemik Covid-19 menyebar ke seluruh negeri lewat orang-orang yang terpapar tapi tidak menunjukkan gejala.

“Kegiatan perjalanan secara nasional sudah terjadi selama satu bulan terakhir ini, dan itu bisa menjadi penyebaran,” kata Portal, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (9/8).


Kuba telah menerapkan aturan protokol kesehatan dengan mengimbau warga agarnmenjaga jarak sosial, hal yang kerap diabaikan orang-orang sehingga kasus dengan mudah menyebar.

Pemerintah juga mewajibkan semua orang yang datang ke negara itu untuk menjalani karantina selama 14 hari di fasilitas pemerintah. Pembukaan kembali pariwisata juga memiliki dampak yang mengkhawatirkan. Mayoritas kasus baru Covid-19, pada Sabtu (8/8) berasal dari luar.

Saat ini, tidak ada kegiatan perjalanan secara terbuka di Kuba karena pandemik Covid-19 ini. Kasus baru kebanyakan muncul dari warga Kuba yang kembali dari luar negeri, di antaranya berasal dari 20 ribu petugas kesehatan yang ditempatkan di Venezuela.

Kuba sebelumnya dipuji lantaran sukses dalam penanggulangan virus corona di Amerika Latin. Setelah kasus sempat menurun selama 130 hari, pemerintah mulai melonggarkan penguncian dengan tetap menegaskan rambu-rambu yang harus dipatuhi.

Namun, begitu penguncian dilonggarkan, kasus baru bermunculan. Ketidaktegasan aparat di setiap wilayah memicu kecaman dari pemerintah pusat yang akhirnya menerapkan penguncian untuk Havana pada Sabtu (8/8).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya