Berita

Pengemudi yang bsbak belur dihajar pemuda tidak dikenal di Sikar, Rajasthan India/Net

Dunia

Sopir Angkot Di India Dianiaya Dua Pemuda Karena Menolak Teriakkan ‘Modi Zindabad’

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 09:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sungguh malang nasib yang dialami seorang pengemudi angkot berusia 52 tahun ini. Dia dipukuli oleh dua orang pemuda tidak dikenal yang memintanya meneriakkan ‘Modi Zindabad’ dan ‘Jai Shri Ram. Serangan brutal yang tidak terduga itu membuat wajahnya lebam dan giginya patah.

Gaffar Ahmed Kacchawa lalu melaporkan apa yang menimpanya kepada polisi. Dia mengeluh kepada polisi bahwa selain menganiaya dirinya, dua pemuda itu juga mencuri jam tangan dan uangnya.

Keponakan yang menemaninya mengisahkan apa yang dialami pamannya itu.


“Sekitar pukul 4 pagi pada hari Jumat, paman saya kembali setelah menurunkan penumpang ke desa terdekat. Tiba-tiba, dua pria yang berada di dalam mobil menghentikannya dan meminta rokok. Saat paman menyodorkan rokok, mereka malah menolak dan malah meminta paman saya untuk mengatakan ‘Modi Zindabad,” kata Shahid, keponakan Kacchawa, seperti dikutip dari India News Ekspress, Minggu (9/8).

Kedua pria itu akhirnya ditangkap dalam waktu enam jam oleh aparat Polisi di distrik Sikar, Rajasthan.

“Mobil itu menyusul angkot saya. Dua orang keluar dan mulai memukuli saya. Mereka menampar saya dan meminta saya menyanyikan ‘Modi zindabadl‘ Mereka juga menendang dan menarik janggut saya,” kata Kacchawa kepada kantor berita ANI. “Setelah memukuli saya, mereka berteriak akan mengirim saya ke Pakistan.”  

Pushpendra Singh, seorang perwira polisi senior di Sikar, mengatakan kepada kantor berita PTI, “Kami menangkap dua orang pada hari Jumat setelah pengaduan itu diajukan. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa tertuduh berperilaku tidak pantas dan memukul korban di bawah pengaruh alkohol.”

Terdakwa diidentifikasi sebagai Shambhu Dayal Jat, 35, dan Rajendra Jat, 30.
“Kedua terdakwa ditangkap dalam waktu enam jam setelah mendaftarkan kasus tersebut. Mereka bertengkar dengannya dan dalam keadaan mabuk dan bahkan meminta uang dari sopir,” kata seorang petugas polisi lainnya kepada kantor berita ANI.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya