Berita

Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais/Net

Politik

Lusa, Amien Rais Beri Pernyataan ‘Jokowi Terus Atau Mundur’

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 08:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais segera memberi pernyataan sikapnya mengenai kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Setidaknya begitu inti dari pengumuman yang disampaikan akun instagram @amienraisofficial melalui sebuah teaser berdurasi 35 detik.

Keterangan unggahan itu menyebutkan bahwa pada Rabu (12/8) atau tiga hari setelah teaser diunggah Minggu (9/8), Amien Rais akan menyampaikan pernyataan mengenai “Jokowi Terus atau Mundur”.


Adapun pernyataan itu adalah pemikiran Amien Rais yang terbagi dalam beberapa video. Seperti video bertema bangsa Indonesia dibelah, memberi angin kebangkitan komunisme, politik lebensraum China, otoriterisme makin pekat, oligarki makin subur, tunduk pada mafia, dan nepotisme tanpa etika.

Kemudian, ekonomi semakin suram,pengelolaan SDA yang terang-terangan menentang pasal 33 UUD 1945 dan menabrak aturan perundang-undangan yang ada, pendidikan carut marut,  kegagalan reformasi kesehatan dan penanganan Covid-19, menerapkan psikologi ketakutan, masa depan papua barat dan papua, dan rekomendasi.

Nantinya, video itu akan ditayangkan dalam beragam aplikasi. Mulai dari Instagram, YouTube,  hingga Podcasrt di Spotify. Di mana semuanya merujuk pada akun Amien Rais Official.

Dalam teaser yang diunggah, terlihat Amien Rais menekankan bahwa persatuan Indonesia semakin goyah karena politik rezim tidak memiliki kesadaran.

“Moral bangsa mengalami kemerosotan,” tuturnya.

Selain itu, mantan ketua umum PP Muhammadiyah tersebut juga menyinggung mengenai perbuatan anti ketuhanan yang tampak makin beringas di era Jokowi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya