Berita

Simulasi penyuntikan vaksin Covid-19 di hadapan para wartawan di Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Jalan Eijkman No. 38, Bandung/Unpad

Politik

Uji Klinis Covid-19 Dimulai 11 Agustus, 800 Relawan Sudah Mendaftar

JUMAT, 07 AGUSTUS 2020 | 13:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Uji klinis vaksin Covid-19 akan digelar Universitas Padjadjaran pada 11 Agustus 2020 mendatang. Ujicoba ini merupakan bentuk kerja sama antara PT Bio Farma, Universitas Padjadjaran, Badan POM, dan Balitbangkes dalam menghadirkan vaksin corona.

Sebagaimana dikutip dari Unpaders.id, Jumat (7/8), proses uji klinis akan digelar di Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Kampus Unpad Dipati Ukur, dan empat Puskesmas di Kota Bandung.

Masing-masing tempat, kata Ketua Tim Riset Uji Klinis Unpad, Prof. Kusnandi Rusmil, maksimal melakukan uji klinis pada 20 relawan demi menaati protokol kesehatan pandemik Covid-19.


Sementara jumlah relawan yang sudah mendaftarkan diri ke Unit Riset Klinis Departemen Ilmu Kesehatan Anak, RSUP Hasan Sadikin Bandung adalah sebanyak 800 orang. Selain itu ada juga 350 orang dari lingkungan Unpad yang akan menjadi calon relawan uji klinis vaksin.

“Ini belum termasuk calon relawan yang sudah disiapkan oleh setiap Puskesmas,” ungkap Prof. Kusnandi.

Nantinya para relawan akan diseleksi terlebih dahulu, apakah masuk dalam kategori sampel uji klinis atau tidak. Kemudian dilakukan pemeriksaan darah dan pemeriksaan swab.

Setelah dinyatakan layak, relawan akan jalani penyuntikan, kemudian 14 hari selanjutnya kembali dilakukan penyuntikan.

“Kondisi subyek akan terus diawasi selama enam bulan ke depan,” terangnya.

“Sebanyak 50 persen dari total relawan akan disuntikkan vaksin. Sisanya akan mendapatkan suntikan plasebo. Hal ini dilakukan guna membandingkan keamanan hingga imunogenitasnya,” sambung Prof. Kusnandi.

Adapun vaksin yang diuji adalah vaksin dari Sinovac Biotech, China.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya