Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu/Net

Politik

Pemerintah Beri Insentif Pegawai Bergaji Di Bawah Rp 5 Juta, Said Didu: Duit Dari Mana?

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 08:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah tengah menyiapkan program untuk mempercepat penyerapan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk menggenjot kembali roda perekonomian nasional.

Salah satunya dengan memberi santunan bagi para pegawai yang bekerja di sektor swasta. Rencananya, pegawai swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan akan diberi santunan. Kuotanya hingga 13 juta pekerja.

Penegasan itu disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers KSSK secara virtual, Rabu (5/8).


Rencana ini sontak membuat mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu bertanya-tanya. Pertanyaan pertamanya mengarah pada sumber dana yang akan dipakai pemerintah.

“Izinkan saya mikir tentang sumber dananya dari mana?” tanyanya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (6/8).

Pertanyaa selanjutnya adalah mengenai mekanisme program dan keadilan bagi para pengangguran yang tidak bergaji.

“Lalu bagaimana dengan pensiunan PNS, TNI, Polri yang gajinya semua di bawah 5 juta. Bagaimana dengan janji-janji lain sebelumnya. Ini prank baru lagi?” tutup Said Didu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya