Berita

Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar/Net

Bisnis

Imbas Covid-19, Delapan Perusahaan Asing Relokasi Dari China Ke Indonesia

JUMAT, 17 JULI 2020 | 14:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pandemik Covid-19 membuat banyak perusahaan mempertimbangkan untuk memindahkan operasinya dari China. Seperti delapan perusahaan asing yang sudah dipastikan akan merelokasi operasinya di China ke Indonesia.

Hal tersebut disebutkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar dalam konferensi pers virtual pada Jumat (17/7).

Meski belum memberikan nama perusahaannya, namun Mahendra memberikan bocoran mengenai delapan perusahaan mana saja yang akan merelokasi ke Indonesia.


Di antaranya adalah perusahaan lampu elektronik tenaga surya yang berkantor pusat di California, Amerika Serika; perusahaan komponen kendaraan bermotor yang berkantor pusat di Kanagawa, Jepang; dan perusahaan spare part otomotif yang berkantor pusat di Aichi, Jepang.

Kemudian, perusahaan barang elektronik, perusahaan rumah tangga, peralatan kesehatan dan kecantikan,  peralatan usaha dan industri, perumahaan, perkantoran, logistik dan otomotif yang berkantor pusat di  Osaka Jepang.

Selanjutnya, perusahaan speaker audio video elektronik yang berkantor pusat di Taiwan; perusahaan ban yang berkantor pusat di Taiwan; perusahaan perlengkapan elektronik yang berkantor pusat di Taiwan; dan perusahaan miniatur mobil die cast yang berkantor pusat di Guangzhou, China.

"Dari delapang perusahaan ini, total nilai investasi tahap pertama yang kita harapkan 1 miliar dolar AS (atau setara dengan Rp 14,7 triliun)," sambung Mahendra.

Dengan relokasi perusahaan-perusahaan tersebut, Mahendra mengatakan, dapat menjadi angin segar bagi industri manufaktur nasional yang mandiri. Hal tersebut dibutuhkan karena Indonesia juga harus memulihkan diri dari dampak pandemik Covid-19.

Selain itu, saat ini Kementerian Luar Negeri juga telah membentuk Tim Percepatan Pemulihan Ekonomi (TPPE) yang bertugas untuk bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mendorong kerja sama ekonomi internasional.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya