Berita

Illustrasi penanganan pasien Covid-19/Net

Dunia

Jelang Musim Dingin, Korsel Wajib Tingkatkan Kapasitas Rumah Sakit

KAMIS, 16 JULI 2020 | 16:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan harus meningkatkan sistem kesehatannya. Rumah sakit-rumah sakit wajib meningkatkan kapasitas dan kapabilitas. Itu karena ada potensi munculnya penyakit menular yang lebih fatal dari Covid-19.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Presiden National Health Insurance Service (NHIS), Dr Kim Yong-ik kepada Reuters, Kamis (16/7).

"Saya pikir kita akan melihat lebih banyak wabah penyakit seperti itu yang lebih tinggi penularannya dan berakibat fatal," ujar Kim.


"Kita perlu persiapan dengan menjalankan latihan simulasi pada berbagai skenario: bagaimana cara mengganti rumah sakit yang ada, ke mana mengirim staf medis, atau bagaimana mengategorikan pasien," sambungnya.

Meski penanganan Covid-19 oleh Korea Selatan sudah banyak dipuji oleh para pakar, namun Negeri Ginseng tersebut masih merasa belum maksimal.

Kim mengatakan, penanganan awal wabah akan sangat berpengaruh terhadap panyebaran virus di masyarakat secara luas. Selain harus sigap dalam penanganan awal, rumah sakit juga harus dipersiapkan untuk mengatasi lonjakan infeksi.

Saat ini pun, ia mengatakan, rumah sakit harus bersiap memperbanyak staf dan tempat tidur. Pasalnya banyak ahli yang memperkirakan akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 menjelang musim dingin.

"Intervensi awal negara membantu menahan penyebaran virus, tetapi segala sesuatunya dapat menjadi lebih buruk ketika musim dingin dimulai dan sangat penting bagi petugas kesehatan untuk tidak kelelahan sebelum itu," tekan Kim.

Pada 2017, Korea Selatan merupakan negara dengan jumlah tempat tidur rumah sakit terbanyak kedua bersama dengan Jepang, yaitu 12,3 tempat tidur per 1.000 penduduk. Angka tersebut dua kali lipat dari rata-rata jumlah tempat tidur rumah sakit berdasarkan laporan Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

Namun, jika dilihat dari keseluruhan, tempat tidur rumah sakit di Korea Selatan hanya 10 persen dari total penduduk, masih jauh dari Inggris atau Amerika Serikat. Itu yang menjadi titik lemah potensial, khususnya setelah enam bulan Korea Selatan berjuang melawan wabah.

Selain itu, jurubicara Asosiasi Medis Korea, Kim Dae-ha, mengatakan, proporsi orang sakit dan dokter umum juga menjadi masalah.

Data dari NHIS menunjukkan, sejauh ini Korea Selatan sudah menghabiskan 132 miliar won untuk mengobati pasien Covid-19. Angka tersebut diperkirakan akan membengkak di atas 200 miliar won hingga akhir tahun.

Korea Selatan sendiri sudah mencatatkan 13.551 kasus Covid-19 dengan 289 kematian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya