Berita

Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Kesehatan

7 Pegawai KPK Positif Corona, 5 Di Antaranya Sudah Sembuh

SENIN, 13 JULI 2020 | 18:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak tujuh pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tercatat terinfeksi Covid-19 sejak Mei-Juli 2020.

"Respons dan penanganan tanggap telah dilakukan, sehingga alhamdulillah 5 di antaranya sudah sembuh dalam rentang waktu Mei-Juni 2020," ucap Plt Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri  kepada wartawan, Senin (13/7).

Ali mengatakan, pihaknya sudah melakukan tracing terhadap siapa saja yang pernah kontak langsung dengan ketujuh pegawai KPK tersebut untuk meminimalisir potensi penularan.


"Saat ini masih ada 1 orang dalam proses perawatan di rumah sakit dan berada dalam kondisi baik. Pegawai tersebut sedang menunggu hasil tes lanjutan sesuai mekanisme yang berlaku untuk dinyatakan sehat," jelas Ali.

Sedangkan satu orang pegawai lainnya sedang menjalani proses isolasi mandiri dan dalam pemantauan pihak rumah sakit maupun puskesmas domisili pegawai tersebut.

"Kami berharap dan mendoakan keduanya segera sembuh dan sehat kembali, sehingga dapat kembali beraktifitas seperti sedia kala," jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, KPK terus meningkat upaya-upaya mitigasi risiko. Di antaranya melakukan pengaturan ulang terkait kapasitas lift

"Untuk sementara waktu, tangga darurat dapat dipergunakan untuk mengurangi kepadatan antrean lift. Membuat saluran komunikasi siaga (hotline) yang dikelola Poliklinik KPK untuk layanan informasi darurat terkait perkembangan situasi pencegahan Covid-19 di lingkungan KPK," terang Ali.

Kemudian dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di seluruh ruangan Gedung Merah Putih dan Gedung ACLC, serta menyelenggarakan kembali rapid test dalam waktu dekat.

Tak hanya itu protokol kesehatan pun terus dilakukan dengan menjaga jarak aman sekitar 1,5-2 meter antar pegawai. Pengaturan jarak tempat duduk di area kerja, ruang rapat, kantin, serta penggunaan masker.

"Apabila mengalami gejala demam atau batuk atau pilek atau sakit tenggorokan atau atau semua gejala tersebut harap memeriksakan diri ke faskes terdekat," pungkas Ali.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya