Berita

Ilustrasi vaksin Covid-19/Net

Kesehatan

Vaksin Covid-19 Buatan Rusia Jadi Yang Pertama Rampungkan Uji Klinis

MINGGU, 12 JULI 2020 | 14:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vaksin Covid-19 buatan Instutut Epidemiologi dan Mikrobiologi Rusia menjadi yang pertama di dunia yang telah berhasil menyelesaikan uji klinis.

Uji klinis yang dimulai sejak 18 Juni tersebut dilakukan terhadap sukarelawan di Sechenov First Moscow State Medical University.

Hal tersebut diungkap oleh Direktur Institute for Translational Medicine and Biotechnology, Vadim Tarasov, kepada Sputnik pada Minggu (12/7).


"Universitas Sechenov telah berhasil menyelesaikan tes pada sukarelawan dari vaksin pertama dunia melawan virus corona," ucap  Tarasov.

Ia mengatakan, kelompok sukarelawan pertama akan keluar dari rumah sakit pada Rabu (14/7) dan yang kedua pada tanggal 20 Juli.

Direktur Institute of Medical Parasitology, Tropical, and Vector-Borne Diseases di Sechenov University, Alecander Lukashev, mengatakan, tujuan dari uji klinis tahap ini adalah untuk menunjukkan keamanan vaksin pada manusia. Hasilnya pun positif.

"Keamanan vaksin telah dikonfirmasi. Ini sesuai dengan keamanan vaksin yang saat ini ada di pasaran," ungkap Lukashev.

Ia mengatakan, rencana pengembangan vaksin lebih lanjut sudah ditentukan oleh pengembang, termasuk kompleksitas situasi epidemiologis dengan virus dan kemungkinan peningkatan produksi.

"Universitas Sechenov dalam situasi pandemi bertindak tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tetapi juga sebagai pusat penelitian ilmiah dan teknologi yang mampu berpartisipasi dalam penciptaan produk penting dan rumit seperti obat-obatan," ujarnya.

"Kami bekerja dengan vaksin dimulai dengan studi praklinis dan pengembangan protokol, dan uji klinis sedang dilakukan," sambungnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya