Berita

Ilustrasi uji coba vaksin Covid-19 pada manusia/Net

Kesehatan

Kurang Pasien, CanSino China Cari Partner Uji Coba Fase III Vaksin Covid-19

MINGGU, 12 JULI 2020 | 07:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pengembangan vaksin Covid-19 oleh perusahaan biofarmasi China, CanSino Biologics, terhambat karena kurangnya kasus di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Sejauh ini, hanya ada beberapa negara yang setuju untuk melakukan kerja sama dengan CanSino. Karena itu, saat ini, perusahaan mengaku tengah melakukan pembicaraan dengan Rusia, Brasil, Chili, dan Arab Saudi untuk meluncurkan uji coba vaksin Covid-19 Fase III.

"Kami sedang menghubungi Rusia, Brasil, Chili, dan Arab Saudi (untuk uji coba Fase III) dan masih dalam diskusi," ujar Direktur Eksekutif sekaligus salah satu pendiri CanSino, Qiu Dongxu dalam konferensi pada Sabtu (11/7) di Suzhou, China bagian timur.


Melansir Reuters, Qiu mengatakan, uji coba Fase III akan dimulai sesegera mungkin dengan 40.000 partisipan, jika sesuai rencana.

Qiu mengatakan, uji coba Fase II yang melibatkan 508 partisipan telah menunjukkan hasil yang jauh lebih baik daripada Face I terkait keamanan dan kemampuan vaksin memicu respons kekebalan tubuh.

Jika semua proses telah dijalani, pabrik baru CanSino yang sedang dibangun di China kemungkinan akan memproduksi 100 hingga 200 juta dosis vaksin untuk awal 2021.

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh CanSino sendiri bernama Ad5-nCoV. Vaksin tersebut menjadi kandidat vaksin pertama di China yang melakukan uji klinis terhadap manusia pada Maret.

Selain CanSino, dua perusahaan China lainnya juga akan melakukan uji coba Fase III untuk vaksin Covid-19, yaitu Sinovac Biotech dan unit China National Pharmaceutical Group (Sinopharm).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya