Berita

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Meski Sering Dicela, Presiden Meksiko Tetap Puji Donald Trump

JUMAT, 10 JULI 2020 | 14:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador memberikan pujian kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump setelah pertemuan pertama keduanya di Gedung Putih.

Sehari setelah pertemuan dengan Trump, Lopez Obrador memberikan pernyataan di jaringan televisi Telemundo pada Kamis (9/7).

Dalam pernyataannya, Lopez Obrador mengatakan, Trump telah berubah menjadi lebih baik. Ia juga menunjukkan kebaikan dan rasa hormat kepada orang-orang Meksiko.


"Beliau benar-benar mengubah retorikanya," ujar Lopez Obrador seperti dikutip Reuters.

"Hubungan dengan Presiden Trump sangat bagus dan seperti yang saya katakan kemarin, beliau telah memperlakukan kita seperti teman, bukan tetangga yang jauh," sambungnya.

Berbagai pujian Lopez Obrador kepada Trump tersebut langsung menarik amarah para kritikus di Meksiko.

Itu dikarenakan selama ini Trump dikenal dengan berbagai langkah kerasnya pada Meksiko. Ia menggambarkan para imigran Meksiko sebagai pemerkosa dan pencandu obat.

Trump bahkan rela menggelontorkan dana yang luar biasa besarnya untuk megaproyek "Tembok Meksiko", demi membatasi imigran dan aliran obat-obatan terlarang.

Beberapa bulan lalu, Trump juga mengancam akan mengenakan tarif pada semua barang Meksiko jika Lopez Obrador tidak mengekang arus imigrasi ilegal ke AS.

Selain membuat marah para kritikus, pernyataan ramah Lopez Obrador mengenai Trump juga membuat "susah" para Demokrat di AS.

Demokrat khawatir Trump mengeksploitasi pertemuannya dengan Lopez Obrador untuk merayu pemilih Meksiko-Amerika menjelang pemilu 3 November.

Kekhawatiran tersebut juga diperkuat dengan munculnya rekaman pujian Lopez Obrador dalam akun kampanye Trump.

Di sisi lain, para kritikus mengaku ragu Trump akan tetap "ramah" jika memenangkan pemilihan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya