Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra, Fadli Zon/RMOL

Politik

Ekstradisi Maria Pauline Di Tengah Bebasnya Djoko Tjandra Seperti Lomba Menonjolkan Prestasi Hindari Reshuffle

KAMIS, 09 JULI 2020 | 18:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Harus ada perlakuan yang sama dari pemerintah dan aparat penegak hukum dalam perburuan kasus kejahatan di Tanah Air yang masih berstatus buronan.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra, Fadli Zon mengenai penangkapan buronan pembobol ATM BNI tahun 2002-2003 Maria Pauline Lumowa yang dianggap terlalu berlebihan.

“Saya sih melihatnya, mestinya penanganan terhadap masalah-masalah buronan ini kan standarnya jelas sama, bukan sekadar selera dan juga treatment yang berbeda, kelihatan sekali ada perbedaan,” ujar Fadli Zon di Media Center DPR RI, gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7).


Perbedaan tersebut dirasakan saat ia menyandingkan kasus Maria dengan buronan Kejaksaan Agung, Djoko Tjandra yang hingga kini masih bebas berkeliaran. Bahkan ia juga menyoroti kemudahan izin kependudukan yang baru-baru ini didapat Djoko Tjandra sebagai syarat pengajuan peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Kelihatan sekali ada perbedaan, yang satu begitu mudah lolos dan bisa mendapatkan e-KTP, ini juga ada satu treatment khusus,” katanya.

Dia berharap agar penangkapan Maria Pauline ini murni keberhasilan Kemenkumham, bukan pencitraan agar tidak ditendang Presiden Joko Widodo dari kabinet.

“Jangan sampai nanti orang menduga karena orang berlomba-lomba menonjolkan prestasinya karena takut di-reshuffle gitu,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya