Berita

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo/Net

Politik

Merasa Ditantang Mentan Soal Produksi Kalung Corona, Sudin: Kalau Pakai APBN Tentu Saya Tidak Setuju

RABU, 08 JULI 2020 | 04:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta restu Komisi IV DPR RI soal produksi massal kalung corona sebagai program kementan dalam penyerapan anggaran Covid-19.

Dalam pernyataannya, SYL memberikan opsi kepada Komisi IV perihal kalung corona, jika disetujui parlemen dia akan langsung memproduksi massal.

Atau jika tidak, maka secara otomatis program tersebut dihentikan dan Kementan harus memutar otak kembali guna melakukan penyerapan anggaran Covid-19.


Hal itu, menyiratkan SYL seakan tengah menantang Komisi IV perihal produksi kalung corona.

Hal tersebut dirasakan Ketua Komisi IV DPR RI Sudin saat ditanya SYL dalam rapat kerja bersama Kementan, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7).

“Tadi, Pak Menteri seakan menantang saya, lanjutkan atau tidak. Selama tidak pakai APBN yang tidak jelas, silahkan. Tapi, kalau pakai uang APBN tidak mau saya setuju,” ujar Sudin.

“Kalau gagal yang kena siapa? bapak menteri dan saya,” tegas politisi PDIP ini.

Sudin pun memberikan opsi kepada Mentan SYL untuk dapat bekerjasama dengan pihak swasta dalam memproduksi kalung corona tersebut. Namun, dia mewanti-wanti agar tidak menyentuh APBN dalam program kalung corona tersebut.

“Kalau mau kerjasama dengan swasta silahkan monggo, yang penting tidak mengganggu kinerja Litbang. Litbang itu udah harus bagaimana produksi bibit dan benih yang baik cari inovasi terbaru,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya