Berita

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen/net

Dunia

China Makin Agresif, Taiwan: Hari Ini Hong Kong, Besok Bisa Jadi Kita

SELASA, 07 JULI 2020 | 13:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keagresifan China dengan memberlakukan UU keamanan nasional bagi Hong Kong sudah barang tentu membuat Taiwan khawatir. Lantaran Beijing mengakui Pulau Formosa tersebut sebagai bagian dari wilayahnya.

Di bawah pemerintahan Presiden Xi Jinping, China semakin menunjukkan diri tanpa toleransi terhadap apa yang mereka klaim sebagai wilayah kedaulatan.

UU keamanan nasional yang disahkan pada Selasa (2/7) menjadi bukti. Meski banyak pihak yang menentang, Beijing tidak gentar memberlakukan UU kontroversial tersebut.


Alhasil, Taiwan pun mulai khawatir.

China dan Taiwan sudah berpisah pada 1949, setelah pasukan nasionalis kalah dalam perang saudara dari pasukan komunis Mao Zedong. Mereka melarikan diri ke pulau yang hingga saat ini diklaim China miliknya, Taiwan.

Selama bertahun-tahun, China menggunakan ancaman dan bujukan untuk menyatukan Taiwan. Termasuk dengan iming-iming model "satu negara, dua sistem" seperti yang Beijing terapkan pada Hong Kong.

Dua partai politik terbesar di Taiwan satu suara menentang tawaran tersebut. Apalagi saat ini, dengan pemberlakuan UU keamanan nasional yang membuktikan "satu negara, dua sistem" hanya sekadar narasi belaka.

Melansir CNA, warga Taiwan saat ini mengaku semakin tidak memercayai China dan khawatir dengan langkah Beijing selanjutnya.

"UU itu membuat saya semakin tidak menyukai China," ujar seorang mahasiswa Universitas Nasional Taiwan di Taipei, Sylvia Chang.

"Mereka telah berjanji memberikan status otonomi yang tidak akan berubah selama 50 tahun untuk Hong Kong, tetapi mereka menjadi semakin berat tangan," lanjutnya.

"Saya khawatir, hari ini Hong Kong. Besok, bisa jadi, Taiwan," ungkapnya.

Setelah UU keamanan nasional diberlakukan, pemerintah Taiwan telah memberikan peringatan pada warganya untuk berhati-hati ketika melakukan perjalanan ke Hong Kong.

Namun tanpa peringatan tersebut, warga Taiwan sudah mengaku takut jika harus transit melalui Hong Kong. Mereka khawatir profil media sosial mereka dapat dibuka dan mereka ditahan berdasarkan UU tersebut.

"UU itu membuat China terlihat sangat buruk, menjauhkan diri dari Hong Kong, belum lagi orang-orang di seberang selat di Taiwan," papar analis politik dari Universitas Tamkang di Taipei, Alexander Huang.

Dalam beberapa waktu terakhir, China mulai menunjukkan taringnya pada Taiwan dengan berbagai manuver militer yang dilakukan di perbatasan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya