Berita

Bendera Palestina ditancapkan di Tepi Barat/Net

Dunia

Serikat Cendikiawan Muslim: Jika Israel Dapatkan Tepi Barat, Dunia Akan Membara Dalam Kekacauan

SELASA, 07 JULI 2020 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dunia tidak boleh berdiam diri pada rencana Israel untuk menganeksasi bagian-bagian dari Tepi Barat yang diduduki. Bilamana iya, maka itu sama dengan pengkhianatan.

Serikat Cendikiawan Muslim Internasional (IUMS) mendesak dunia Islam untuk berdiri dalam solidaritas bersama Palestina dan membatalkan semua perjanjian atau kerja sama dengan Israel.

Melalui pernyataan tertulis pada Senin (6/7) yang dikutip Anadolu Agency, IUMS menyerukan masyarakat internasional untuk menentang pelanggaran berat Israel terhadap hukum dan nilai-nilai internasional.


"Normalisasi dengan pendudukan (Israel) atau kebobolan satu inci tanah Palestina dilarang oleh agama dan kejahatan terhadap generasi Arab dan muslim," tegas IUMS.

Serikat tersebut menegaskan, jika Israel berhasil merebut tanah Tepi Barat, seluruh dunia akan kehilangan kepercayaan pada PBB. Artinya, seluruh dunia akan membara dalam kekacauan.

Sesuai dengan hukum internasional, Tepi Barat dan Yerusalem Timur adalah wilayah pendudukan dan semua aktivitas pembangunan pemukiman Yahudi di sana adalah ilegal.

Namun, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu telah mengumumkan rencana aneksasi bagian-bagian Tepi Barat dan Lembah Jordan yang diduduki. Rencana tersebut dianggap sebagai bagian dari implementasi rencana perdamaian Timur Tengah yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada awal tahun.

Ia bahkan menargetkan rencana tersebut dimulai pada 1 Juli meski tampaknya terhenti karena penolakan dunia internasional yang meluas, termasuk dari AS itu sendiri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya