Berita

Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel dan Sufmi Dasco saat memanggil pimpinan Komisi VII/RMOL

Politik

Dipanggil Rahmat Gobel Cs, Pimpinan Komisi VII DPR Dicecar Soal Permintaan CSR BUMN

SENIN, 06 JULI 2020 | 14:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pimpinan DPR RI memanggil pimpinan Komisi VII DPR RI. Tujuan pemanggilan itu membahas perihal adanya dugaan meminta dana corporate social responciliblity (CSR) kepada perusahaan BUMN saat rapat dengar pendapat beberapa waktu lalu.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, empat pimpinan Komisi VII yang hadir antara lain Alex Noerdin, Ramson Siagian, Soegeng Suparwoto, dan Eddy Soeparno. Pertemuan tersebut berlangsung di lantai IV Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (6/7)

Adapun pimpinan DPR RI yang menyidang pimpinan Komisi VII tersebut yakni Rahmat Gobel dan Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan itupun berlangsung tertutup, awak media diminta untuk menunggu di luar selama pimpinan DPR menyidangkan pimpinan Komisi VII.


Sebelumnya, viral di media sosial Komisi VII DPR RI diduga meminta dana CSR kepada Dirut PTBA Arviyan saat melakukan rapat dengar pendapat dengan wakil rakyat yang mengurusi perusahaan pelat merah.

Adapun kronologi permintaan CSR itu bermula ketika Arviyan menyampaikan presentasi perihal bantuan untuk penanganan virus corona baru (Covid-19) berupa masker, thermogun, APD, dan ventilator yang nilainya sebesar Rp 25 miliar.

Kemudian pimpinan rapat Alex Noerdin mempunyai usulan formal akan mendukung bantuan ataupun CSR yang dapat disalurkan ke daerah pemilihan anggota dewan kepada Dirut PTBA tersebut.

"Nah ini nanti akan dikoordinasikan oleh timnya ya dengan kepala sekretariat Komisi VII, tentunya aspirasi yang berkembang baik dari rekan-rekan anggota dewan dan juga dari mitra. Jadi tadi intinya mensinergikan saja kurang lebih seperti itu," kata Alex Noerdin dalam rekaman tersebut.

Kemudian seakan mengamini usulan Alex Noerdin, Arviyan pun akhirnya mengiyakan usulan tersebut.

"Baik, pimpinan," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya