Berita

Wabah Pes sebagian besar disebarkan oleh tikus/net

Dunia

Mongolia Dalam Di China Keluarkan Peringatan Wabah Pes

SENIN, 06 JULI 2020 | 12:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Wabah Pes atau yang dikenal dengan pandemik Black Death (Maut Hitam) diduga muncul di Mongolia Dalam, China.

Komite Kesehatan Kota Bayan Nur, Mongolia Dalam, China pada Minggu (5/7) telah mengeluarkan peringatan terkait wabah Pes.

Melansir The Guardian, peringatan yang dikeluarkan adalah tingkat tiga dari empat tingkat.


Sebelumnya, sebuah rumah sakit melaporkan kasus yang masih diduga wabah Pes.

Dengan peringatan yang dikeluarkan pihak berwenang, warga dilarang melakukan perburuan dan makan hewan yang bisa membawa wabah.

Warga juga diminta untuk melaporkan dugaan gejala seperti demam tanpa sebab yang jelas dan memberikan informasi terkait setiap marmut atau tikus yang sakit atau mati.

Pada November 2019, empat kasus Pes ditemukan, termasuk dua wabah pneumonia.

Wabah Pes sendiri muncul pada abad ke-14 dan menjadi pandemik hebat pertama yang melanda Eropa karena membunuh sepertiga hingga dua pertiga populasi.

Pes adalah penyakit yang sangat menular dan sering berakibat fatal. Sebagian besar virus tersebut disebarkan oleh tikus.

Terhitung dari 2009 hingga 2018, China melaporkan 26 kasus Pes dengan 11 kematian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya