Berita

Tangkapan layar diskusi virtual "Membaca Diplomasi Indonesia" pada Minggu, 5 Juli 2020/RMOL

Dunia

Kemlu: Diplomasi Indonesia Tidak Pernah Vakum

MINGGU, 05 JULI 2020 | 14:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia tidak pernah vakum dalam menjalankan diplomasi untuk mencapai kepentingan nasional, meski di tengah pandemik Covid-19 yang saat ini terjadi.

Begitu yang ditegaskan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah dalam diskusi virtual pada Minggu (5/7).

Teuku menjelaskan, ada empat agenda besar yang menjadi fokus diplomasi Indonesia pada masa pemerintahan periode kedua Presiden Joko Widodo.


Di antaranya adalah diplomasi perdamaian dunia, diplomasi kadaulatan, diplomasi ekonomi, serta diplomasi perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI).

"Memasuki 2020, kita menyaksikan tantangan yang sama sekali tidak dibayangkan, yakni adanya pandemik. Dunia dihadapkan pada ketidakpastian," ujar Teuku.

Dengan pandemik Covid-19, Teuku mengungkap, energi dan perhatian dunia internasional terbelah, ekonomi internasional terkontraksi dengan berat.

"(Meski begitu) keempat hal yang menjadi prioritas tetap menjadi sesuatu yang diperjuangkan," sambungnya.

Salah satu yang saat ini diperjuangkan oleh Kemlu sendiri saat ini adalah dengan membentuk travel bubble untuk menjalankan kembali roda perekonomian nasional.

Di samping itu, Teuku menjelaskan, di tengah pandemik Covid-19, Indonesia juga aktif memperjuangkan isu Palestina, dengan membangun koalisi internasional untuk menolak rencana aneksasi Tepi Barat.

"Pondasi politik luar negeri Indonesia tidak berubah. Mengidentifikasi prioritas. Demikian, kita tidak pernah dalam kondisi yang vakum," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya