Berita

Ilustrasi Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un/RMOL

Dunia

Sebelum Pemilu AS, Moon Jae-in Ajak Kim Jong Un Dan Donald Trump Bertemu

RABU, 01 JULI 2020 | 13:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in mengajak Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dan Presiden Donald Trump untuk bertemu satu kali sebelum pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2020.

Pejabat senior Cheong Wa Dae atau Gedung Biru pada Rabu (1/7) mengungkap, gagasan tersebut berupaya untuk mengaktifkan kembali proses perdamaian dua Korea yang sedang berada di ujung tanduk.

Melansir Yonhap, pejabat tersebut juga mengatakan, pihak Moon telah menyampaikan gagasan tersebut ke Gedung Putih.


"Sisi AS memahami (posisi Moon), dan itu membuat upaya (untuk bertemu) sejauh yang saya tahu," ujar pejabat tersebut tanpa ingin menyebutkan namanya.

Selain itu, Moon juga diketahui menyampaikan hal yang sama dalam pertemuan puncak virtual dengan Presiden Dewan Uni Eropa, Charles Michel dan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen.

Di sana, Moon menekankan, dua Korea tidak boleh mundur dari kemajuan yang sudah dicapai dengan susah payah.

Namun begitu, belum jelas bagaimana Trump dan Kim menanggapi gagasan tersebut.

Pada awal pekan ini, Wakil Menteri Luar Negeri AS, Steve Beigun, juga menyatakan keraguannya mengenai kemungkinan tersebut.

"Saya pikir itu mungkin tidak mungkin antara sekarang dan pemilihan AS," ujar Beigun dalam sebuah forum.

Selain itu, ia juga mengatakan, pandemik Covid-19 membuat pertemuan Trump dengan dua pemimpin Korea menjadi lebih tidak mungkin.

Dalam beberapa waktu terakhir, ketegangan antara Korea Selatan dan Korea Utara meningkat karena dipicu aksi para pembelot yang menyebarkan selebaran propaganda.

Menanggapi hal tersebut, Korea Utara kemudian meledakkan kantor penghubung Korea di Kaesong yang semakin memperpanas hubungan keduanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya