Berita

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen/Net

Dunia

China Loloskan UU Keamanan Nasional Hong Kong, Taiwan Beri Peringatan Pada Warganya

SELASA, 30 JUNI 2020 | 15:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Taiwan memberikan peringatan pada warganya mengenai risiko mengunjungi Hong Kong setelah parlemen China meloloskan UU keamanan nasional.

Pada Selasa (30/6), Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China telah meloloskan UU keamanan nasional Hong Kong, namun belum mempublikasikan kapan aturan tersebut akan diberlakukan.

Jurubicara kabinet pemerintahan Presiden Tsai Ing-wen, Evian Ting, mengatakan, UU keamanan nasional akan sangat mempengaruhi kebebasan, demokrasi, dan hak asasi manusia di Hong Kong. Sehingga, ia mengatakan, Taiwan akan terus menawarkan bantuan pada orang-orang Hong Kong.


"Langkah ini sangat berdampak pada kebebasan, hak asasi manusia, dan stabilitas masyarakat Hong Kong. Pemerintah dengan keras mengutuknya dan menegaskan kembali dukungannya kepada rakyat Hong Kong ketika mereka mengusahakan demokrasi dan kebebasan," ujar Ting seperti dikutip Reuters.

Lebih lanjut, Ting juga memperingatkan warga Taiwan mengenai risiko mengunjungi Hong Kong karena UU tersebut, meski ia tidak merincinya.

Sebelumnya, Tsai telah menjanjikan langkah-langkah untuk membantu orang-orang Hong Kong yang pergi karena UU keamanan nasional tersebut. Ia juga mengaku sangat kecewa dengan langkah Beijing yang berusaha untuk mengekang Hong Kong.

"Kami berharap orang-orang Hong Kong terus mematuhi kebebasan, demokrasi dan hak asasi manusia yang mereka hargai," ucap Tsai.

Pada Rabu (1/7), Taiwan akan meluncurkan kantor khusus yang berfungsi untuk membantu orang-orang yang melarikan diri dari Hong Kong.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya