Berita

Anggota Baleg DPR dari Fraksi PKS Bukhori Yusuf/Net

Politik

Statement PKS Tidak Keberatan Dengan RUU HIP Muncul Karena...

MINGGU, 28 JUNI 2020 | 08:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fraksi PKS membenarkan perihal rekaman suara yang beredar di dunia maya yang berisi mengenai ketidakberatan PKS atas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Anggota Baleg DPR dari Fraksi PKS Bukhori Yusuf tidak menyangkal bahwa rekaman itu adalah suaranya saat Rapat Pleno Badan Legislasi (Baleg) DPR terkait RUU HIP tanggal 22 April 2020, yang dipimpin Wakil Ketua Baleg Rieke Diah Pitaloka.

Namun demikian, Bukhori Yusuf meluruskan maksud dari pernyataannya yang oleh sekelompok orang disebut sebagai persetujuan PKS atas pembahasan RUU HIP.


“Statement tidak keberatan itu muncul karena pimpinan Panja Baleg sebelum tanggapan tersebut menjanjikan akan mengakomodir masuknya TAP MPRS XXV/MPRS/1966 yang kami (PKS) sampaikan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (28/6).

Selain itu, pimpinan Baleg juga setuju untuk menghapus pasal 7 RUU HIP yang menjabarkan tentang pemerasan Pancasila menjadi trisila dan ekasila.

PKS telah meminta kedua poin itu sejak rapat pertama di Baleg. PKS ingin ada masukan dari berbagai pihak mengenai permintaannya itu.

Selain itu, Bukhori menjelaskan bahwa pihaknya juga meminta agar kedua masukan itu diformulasikan ke dalam draf RUU HIP sebelum dibawa ke paripurna.

Tapi nyatanya, hasil pleno Baleg tidak memasukkan TAP MPRS XXV/MPRS/1966 dan tidak menghapus pasal 7 tentang trisila dan ekasila. Sehingga F-PKS dan F-Demokrat tidak mau menandatangani RUU HIP

“Itu sebagai bentuk konsistensi penolakan kami,” tegasnya.

“Dalam rapat paripurna saya juga berteriak menyampaikan penolakan terhadap RUU karena pimpinan sidang tidak memberi kesempatan sama sekali. Mic tidak diaktifkan dan tidak diberi waktu oleh pimpinan paripurna,” demikian Bukhori.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya