Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam diskusi daring yang digelar DPP Partai Demokrat/RMOL

Politik

Ketum Demokrat Sesalkan Adanya Pembahasan RUU HIP Dibanding Tuntaskan Covid-19

JUMAT, 26 JUNI 2020 | 23:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang sempat menuai polemik seharusnya sejak awal tak dibahas di tengah pandemik Covid-19.

"Kita sayangkan, di saat seharusnya kita bersatu, kemudian dimunculkan isu lain (RUU HIP) yang tidak memiliki urgensi, tapi kontraproduktif terhadap upaya besar bersama menghadapi krisis Covid-19," kata Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam diskusi daring yang digelar DPP Partai Demokrat bertajuk 'Agama dan Pancasila, Merawat KeIndonesiaan: Bedah Tuntas RUU HIP', Jumat (26/6).

Menurut putra sulung presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, pembahasan RUU kontroversial itu justru memutarbalikkan persoalan yang sejatinya sudah selesai sejak dahulu, yakni Pancasila.


Olah kerenanya, Demokrat tegas menolak RUU HIP dan mengajak semua pihak untuk fokus pada penanganan pandemik Covid-19 di Tanah Air.

"Bahkan bisa menghadirkan mundur ke belakang, karena memang saat ini yang dibutuhkan oleh kita semua adalah fokus dan energi yang satu untuk menghadapi Covid-19," tegasnya.

"Sekali lagi, ini (RUU HIP) bisa menghadirkan permasalahan baru yang tidak kita inginkan. Bagi kami hadirnya RUU HIP yang memuat poin-poin kontroversi perlu dikritisi," demikian AHY.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya