Berita

Ilustrasi anak-anak yang sedang belajar/Net

Nusantara

Bukan Modal Asing Atau TKA, Yang Indonesia Butuhkan Adalah Pendidikan Lebih Baik

JUMAT, 26 JUNI 2020 | 10:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Untuk menciptakan sebuah negara maju, yang diperlukan adalah pendidikan guna membangun sumber daya manusia yang baik. Bukan dengan modal asing atau tenaga kerja asing.

Mantan menteri sekaligus cendikiawan, Emil Salim menegaskan hal tersebut melalui unggahan di media sosialnya pada Kamis (25/6).

"Genetika manusia Korea Utara sama dengan Korea Selatan, Jerman Timur sama dengan Jerman Barat, manusia Amerika Serikat (AS) Texas sama dengan AS California, tetapi Korea Selatan, Jerman Barat, dan California jauh lebih maju bukan karena impor modal asing dan tenaga asing tetapi karena pendidikan bangun manusianya," ujar Emil membandingkan.


Membalas unggahan tersebut, Rektor Universitas Ibnu Chaldun menyetujui pernyataan tersebut.

Menurutnya, kunci untuk membawa Indonesia lebih maju adalah dengan mendukung pendidikan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat di tanah air.

"100 persen saya setuju pernyataan Prof. Emil Salim. Bukan impor modal asing dan tenaga kerja asing yg bisa membawa Indonesia maju. Kunci kemajuan berawal dari pemimpin yang didukung pendidikan yg baik warga negaranya," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya