Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua PDIP Puan Maharani berfoto selfie bersama/Net

Politik

Daripada Gandeng Etho, Prabowo Lebih Potensial Menang Jika Gaet Puan Maharani

KAMIS, 25 JUNI 2020 | 11:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir (etho) belakangan santer dijodohkan warganet untuk maju di Pilpres 2024 mendatang.

Hanya saja, Jurubicara Partai Gerindra, Habiburrokhman telah membantah keduanya memiliki hubungan khusus untuk kontestasi Pilpres 2024 mendatang. Menurutnya, hubungan Prabowo-Etho sebatas kerjasama antar kementerian di Kabinet Indonesia Maju.

Sementara menanggapi peluang Menteri Pertahanan (Menhan) dan Menteri BUMN itu bersatu di pilpres, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai peluangnya teramat tipis.


"Prabowo terbukti kalah berpasangan dengan pebisnis dan pejabat publik, ini menjadi catatan penting saat menyandingkan dengan Erick Tohir," kata Dedi Kurnia saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (26/6).

Menurut pengamat politik jebolan Universitas Telkom ini, Prabowo lebih berpeluang jika menggandeng partai politik besar untuk menghadapi Pilpres 2024.

"Untuk meluaskan potensi, Prabowo memerlukan pasangan dengan dukungan parpol dominan, parpol lebih berpeluang dibanding profesional untuk gelaran 2024," tuturnya.

Karena itu, lanjut Dedi Kurnia, Prabowo yang berdasar hasil survei sejumlah lembaga masih berpeluang, akan lebih potensial jika berpasangan dengan Politisi PDI Perjuangan Puan Maharani ketimbang Erick Thohir.

"Maka rasional jika Puan lebih berpeluang dibanding Erick. Hanya saja apakah Puan bersedia, atau sekurang-kurangnya PDIP bisa bersatu dengan Gerindra sementara pemilih kedua parpol ini berbeda karakter politiknya," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya