Berita

Asisten Presiden Donald Trump untuk perdagangan, Peter Navarro/Net

Dunia

Penasihat Trump: Kesepakatan Dagang AS-China Sudah Berakhir

SELASA, 23 JUNI 2020 | 09:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Asisten Presiden Donald Trump untuk perdagangan, Peter Navarro mengungkap kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China sudah berakhir.

"Ini sudah berakhir," ucap Navarro ketika diwawancarai oleh Fox News mengenai perjanjian perdagangan AS-China pada Selasa (22/6), melansir CNA.

Penasihat Trump tersebut menerangkan, berakhirnya proses kesepakatan dagang antara AS dan China sangat dipengaruhi oleh pandemik Covid-19.


Ia mengatakan, Washington marah karena Beijing tidak segera membunyikan alarm bahaya sebelum wabah Covid-19 menyebar. Bahkan ketika keduanya sedang dalam tahap penandatanganan perjanjian Fase 1 pada 15 Januari di Washington.

"Itu pada saat mereka telah mengirim ratusan ribu orang ke negara ini (AS) untuk menyebarkan virus, dan hanya beberapa menit setelah roda naik untuk lepas landas, kami mulai mendengar tentang pandemik ini," jelasnya.

Sementara itu pada Kamis (18/6), Trump juga sudah memperbarui ancamannya untuk memutus hubungan dengan China. Ancaman tersebut muncul sehari setelah pihaknya mengadakan pembicaraan dengan Beijing.

Hubungan AS dan China sendiri sedang berada di titik terendah. Berbagai persoalan membuat mereka berseteru.

Mulai dari perang dagang, demonstrasi Hong Kong, Uighur, Laut China Selatan, Taiwan, hingga pandemik Covid-19.

Pemerintahan Trump sendiri selama ini secara terang-terangan mengkritik tajam China karena dianggap menyembunyikan informasi ketika awal wabah muncul. Trump juga menyalahkan China atas banyaknya kasus dan korban di AS akibat Covid-19.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya