Ilustrasi vaksin Covid-19/Net
Ilustrasi vaksin Covid-19/Net
Direktur pusat penelitian nasional, Alexander Gintsburg, mengatakan, vaksin yang dikembangkan sebagai hasil kerja sama dengan Kementerian Pertahanan Rusia tersebut memiliki ketahanan yang tinggi.
"Vaksin ini diberikan dua kali gen yang sama yang disuntikkan menggunakan dua pembawa berbeda. Memungkinkan untuk tidak hanya mendapat kekebalan pelindung, tapi memperolehnya untuk jangka waktu lebih lama," ujar Gintsburg dalam sebuah wawancara dengan surat kabar resmi, Krasnava Zvezda yang dikutip Sputnik, Senin (22/6).
Populer
Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24
Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02
Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00
Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58
Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14
Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35
Senin, 13 Juli 2026 | 14:40
UPDATE
Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52
Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34
Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17
Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55
Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30
Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05
Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45
Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37
Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16
Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03