Berita

Ilustrasi vaksin Covid-19/Net

Kesehatan

Vaksin Buatan Rusia Bisa Lindungi Manusia Dari Virus Corona Selama Dua Tahun

SENIN, 22 JUNI 2020 | 11:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vaksin untuk virus corona baru atau SARS-CoV-2 yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya, Rusia, bisa memberikan perlindungan untuk lebih dari dua tahun.

Direktur pusat penelitian nasional, Alexander Gintsburg, mengatakan, vaksin yang dikembangkan sebagai hasil kerja sama dengan Kementerian Pertahanan Rusia tersebut memiliki ketahanan yang tinggi.

"Vaksin ini diberikan dua kali gen yang sama yang disuntikkan menggunakan dua pembawa berbeda. Memungkinkan untuk tidak hanya mendapat kekebalan pelindung, tapi memperolehnya untuk jangka waktu lebih lama," ujar Gintsburg dalam sebuah wawancara dengan surat kabar resmi, Krasnava Zvezda yang dikutip Sputnik, Senin (22/6).


Menurutnya, kemungkinan besar, seseorang yang mendapatkan vaksin tersebut dalam bentuk booster akan terlindungi dari infeksi virus corona setidaknya selama dua tahun, bahkan lebih.

Saat ini, pihaknya bersama dengan Kementerian Pertahanan tengah melakukan uji klinis untuk vaksin tersebut yang akan selesai pada akhir Juli.

Rusia sendiri, kata Gintsburg, membutuhkan sekitar 50-70 juta dosis untuk melakukan vaksinasi massal terhadap Covid-19.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya