Berita

Polisi menutup jalan di sekitar taman/Net

Dunia

Terjadi Insiden Penikaman Berdarah Di Taman Inggris, Tiga Orang Tewas

MINGGU, 21 JUNI 2020 | 06:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Insiden penikaman terjadi di sebuah taman di Kota Reading, Inggris bagian selatan pada Sabtu malam(21/6). Indisen tersebut membuat tiga orang korban dinyatakan meninggal dunia.

Dari laporan Sky News, Telegraph, dan BBC, yang dilansir oleh Reuters, polisi langsung menangkap seorang pria yang dijadikan tersangka di lokasi kejadian.

Menurut keterangan dari seorang saksi yang dikutip oleh surat kabar Mirror, pria tersebut meneriakkan kata-kata yang tidak dimengerti sebelum menusuk kumpulan orang yang berkumpul di taman.


Dari cuplikan video yang diunggah di Twitter, terlihat paramedis dengan cepat tanggap membantu setidaknya tiga orang yang berdarah di tanah.

Seorang anggota parlemen dari Reading, Matt Rodda mengatakan, taman tersebut memang terbiasa sibuk pada Sabtu malam.

"Itu digunakan oleh orang-orang untuk duduk dan bertemu dengan teman-teman dan jelas saat ini orang-orang telah bertemu di sana, mengamati jarak sosial, dan hanya mengobrol secara damai. Kejadian ini terjadi di lingkungan seperti itu, sehingga sangat mengejutkan bagi penduduk," ujar Rodda.

Menanggapi insiden berdarah tersebut, Pedana Menteri Boris Johnson langsung memberikan belasungkawa kepada para korban.

"Pikiran saya tertuju pada semua yang terkena dampak insiden mengerikan di Reading dan terima kasih saya berikan kepada layanan darurat di tempat kejadian," ujar Johnson.

Seorang pendukung gerakan Black Liver Matter mengatakan di Facebook, insiden penikaman tersebut terjadi beberapa jam setelah protes anti-rasisme berakhir. Dan tidak demonstran yang terluka.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya