Berita

Mantan penasihat keamanan nasional Gedung Putih, John Bolton dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Nancy Pelosi/Net

Dunia

Satu Suara, Nancy Pelosi Dan John Bolton: Donald Trump Tidak Layak Jadi Presiden AS

JUMAT, 19 JUNI 2020 | 08:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Nancy Pelosi dan mantan penasihat keamanan nasional Gedung Putih, John Bolton satu suara menentang kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Keduanya, melalui kesempatan yang berbeda menyatakan bahwa Trump tidak layak untuk menjadi seorang Presiden AS, seperti dilansir CNA.

"Presiden Trump jelas secara etis dan intelektual tidak siap untuk menjadi Presiden Amerika Serikat," ujar Pelosi pada Kamis (18/6).


Sementara Bolton mengemukakan hal tersebut ketika melakukan wawancara dengan ABC News pada hari yang sama.

"Saya kira dia tidak cocok untuk jabatan (presiden). Benar-benar tidak ada prinsip panduan yang saya bisa bedakan selain apa yang baik untuk pemilihan ulang Donald Trump," papar Bolton.

Bolton sendiri diketahui baru merilis buku berjudul "The Room Where It Happened" yang akan dirilis pada pekan depan.

Berdasarkan kutipan berbagai media dari buku tersebut, Bolton menuding Trump telah melakukan berbagai kesalahn besar. Salah satunya mencari bantuan Presiden China, Xi Jinping untuk memenangkan pemilihan Presiden AS pada November 2020.

Atas banyaknya kontroversi dalam buku tersebut, Trump berusaha untuk memboikotnya.

Pelosi sendiri mengatakan, ia sedang melakukan pertimbangan untuk memanggil Bolton terkait tudingan dalam buku tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya