Berita

Raker Banggar DPR RI bersama dengan Kemenkeu, Bank Indonesia dan Bappenas/RMOL

Bisnis

Setelah Di Paripurna, Sri Mulyani Lanjut Kupas PPKF RAPBN 2021 Di Banggar DPR

KAMIS, 18 JUNI 2020 | 18:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pembahasan mengenai Penyampaian Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021 dan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2021 kembali dikupas Kementerian Keuangan di depan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Dalam rapat kerja tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani tak sendiri. Sebab Raker juga melibatkan Menteri PPN/Kepala Bappenas Soeharso Monoarfa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

Menurut Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, pembahasan KEM dan PPKF ini akan menjadi bahan pembicaraan pendahuluan dalam rangka penyusunan Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun 2021 kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) nantinya.


"Pembahasan KEM dan PPKF tahun 2021 menjadi sangat krusial dan penting, dalam kondisi yang extraordinary di tengah pandemik Covid-19," kata Said Abdullah, Kamis (18/6).

Menurutnya, Covid-19 telah mengubah perkembangan tatanan ekonomi dan sosial di seluruh dunia. Pandemik, kata dia,tidak saja membahayakan kesehatan dan jiwa manusia, tetapi juga mengganggu perekonomian dan stabilitas sistem keuangan.

Untuk itu, ia berharap pembahasan KEM dan PPKF ini akan menjadi dasar penyusunan RAPBN Tahun 2021 dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pasca pandemik Covid-19.

"RAPBN tahun 2021 diharapkan dapat menjadi stimulus yang lebih produktif, efektif dan efisien, agar mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan dan perbaikan neraca keuangan pemerintah," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya